Laporkan Masalah

RE-DESAIN JOGJA EXPO CENTER SEBAGAI INTEGRATED CONVENTION AND EXHIBITION CENTER

PRIMAVERA DESTA AMELIA PUTRI, Ir. Adi Utomo Hatmoko, M.Arch, IAI

2016 | Skripsi | S1 ARSITEKTUR

MICE merupakan singkatan dalam bahasa Inggris, yaitu Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran) yang menjadi salah satu andalan pariwisata di berbagai negara. Selain berdampak posotof bagi industri pariwisata, MICE sangat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di kota yang bersangkutan. MICE merupakan sebuah aktivitas manusia yang telah dilakukan sejak berabad-abad yang lalu. Sampai saat ini, di mana internet menjadi andalan pada hamper semua sektor, tapi adanya Trade Fair, Expo, dan berbagai event MICE masing sangat dibutuhkan untuk menghilangkan barrier pada kegiatan transaksi besar dan pertukaran informasi. Indonesia memiliki potensi yang besar dalam bidang MICE, akan tetapi, fasilitas yang dimiliki belum memadai. Kota Yogyakarta, sebagai salah satu kota istimewa di Indonesia, memiliki kekayaan baik alam maupun budaya. Potensi wisata yang besar dan perkembangan ekonomi di kota ini membutuhkan sebuah dukungan yaitu peningkatan kegiatan di bidang MICE. Untuk itu, kota ini membuthkan sebuah fasilitas MICE yang sesuai standar nasional maupun internasional serta dapat mewadahi berbagai aktivitas. Sebuah Integrated Convention and Exhibition Center yang dapat mewadahi berbagai kegiatan MICE, saling terhubung dengan berbagai fasilitas yang dibutuhkan penggunanya, dan memenuhi standar sebagai sebuah fasilitas MICE yang diakui secara internasional dibutuhkan oleh Kota Yogyakarta. Site yang akan digunakan merupakan site eksisting Jogja Expo Center yang memiliki akses mudah dan cepat menuju ke Bandara Adisucipto dan berbagai titik penting di Kota Yogyakarta. Selain itu, kawasan tersebut memang diperuntukkan sebagai kawasan perdagangan, industri, dan jasa. Bangunan Integrated Convention and Exhibition Center ini akan dapat mewadahi berbagai kegiatan MICE mulai dari Trade Fair, konvensi, kongres, rapat besar maupun kecil, wisuda, acara pernikahan dan lain sebagainya. Luas ruang dan fasilitas yang sesuai standar internasional untuk event MICE skala menengah memungkinkan adanya event-event yang lebih besar dan melibatkan banyak orang di masa depan. Perancangan menitikberatkan pada sirkulasi dan keefektivitasan ruang-ruang baik di luar maupun di dalam bangunan. Selain itu, sebagai bangunan komersial, Integrated Convention and Exhibition Center ini diharapkan membawa keuntungan finansial bagi pemilik serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi kotaYogyakarta.

MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) has become one of the mainstays of tourism industry in various countries. In addition, MICE are greatly affecting economic growth and welfare in the city concerned. MICE is an activity that has been performed since centuries ago even recently, where the internet is becoming the main actor in almost all sectors, but the Trade Fair, Expo, and other variety of MICE events are still needed to remove the barriers on large activities of transactions and information exchange. Indonesia has great potential in as a MICE destination, however, inadequate facilities founded in several cities. Yogyakarta city, as one of the special city in Indonesia, has a wealth of both natural and cultural heritages. Great tourism potential and economic development in the city need a strong support of MICE activities. Thus, the city needs an appropriate international recognized MICE facility to accommodate those events to be hold. Site to be built is an existing site of Jogja Expo Center, which has easy and accessible access to the Adisucipto Airport and several important points in the city of Yogyakarta. In addition, the area was designated as an area of trade, industry, and services. This Integrated Convention and Exhibition Center will be able to accommodate a variety of activities ranging from the Trade Fairs, Conventions, and Congresses, large and small meetings, graduations, weddings and many other events. Spacious rooms and facilities that internationally recognized in architectural standard for medium-scale MICE events create more possibility of larger events which involve more people in the future. The design focuses on the circulation and effectiveness of spaces both outside and inside the building. Moreover, as a commercial building, the Integrated Convention and Exhibition Center is expected to bring financial benefit to the owner as well as have a positive impact on economic growth of Yogyakarta city itself.

Kata Kunci : exhibition, convention, building, design, integrated

  1. S1-2016-330416-abstract.pdf  
  2. S1-2016-330416-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-330416-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-330416-title.pdf