YOGYAKARTA SEBAGAI TEMPAT TINGGAL PILIHAN BAGI PENSIUNAN
DEMARKASIH WIGHNANDA, Ir. Leksono Probo Subanu, MURP., Ph.D.; Ir. Didik Kristiadi, MLA., M.Arch.UD.
2016 | Tesis | S2 Perencanaan Kota dan DaerahYogyakarta menempati predikat pertama sebagai kota ideal di Indonesia untuk menikmati masa pensiun (Litbang Koran SINDO, 2014). Pada kenyataannya pensiunan yang tinggal di Yogyakarta terdiri atas 2 kelompok/jenis, yaitu pensiunan asal Yogyakarta yang memilih tidak pindah dari Yogyakarta dan pensiunan pendatang yang memilih pindah ke Yogyakarta di masa pensiunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan membandingkan antara pensiunan asal Yogyakarta dan pensiunan pendatang mengenai profil/kondisi sosial ekonominya dan alasan/faktor pertimbangannya pada saat memilih Yogyakarta, serta menyimpulkan apakah pemilihan terjadi karena memang Yogyakarta menarik bagi pensiunan atau karena ada hal lain yang menyebabkan pensiunan terpaksa tinggal di Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan bersifat deduktif kuantitatif, teknik survei convenience sampling dengan kuisioner, dan analisis statistik SPSS serta pemaknaannya secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan profil/kondisi sosial ekonomi pensiunan pada saat memilih Yogyakarta. Pensiunan asal Yogyakarta yang mayoritas PNS memiliki kondisi ekonomi lebih baik bulan per bulannya dari dana pensiun bulanan yang tinggi, sedangkan pensiunan pendatang memiliki kondisi ekonomi lebih baik di awal masa pensiun dari dana pensiun pegawai swasta berupa pesangon dalam jumlah besar. (2) Pensiunan pendatang memiliki faktor pertimbangan yang mayoritas berbeda dengan pensiunan asal Yogyakarta. Dalam pertimbangan pemilihan Yogyakarta, pensiunan pendatang lebih didasari atas faktor fisik (seperti pelayanan kesehatan), sedangkan pensiunan asal Yogyakarta lebih didasari atas faktor non fisik/sosial (seperti kenyamanan berkomunikasi dengan masyarakatnya). (3) Yogyakarta dipilih karena memang menarik bagi pensiunan. Pensiunan secara ekonomi mampu pindah ke kota/daerah lain, namun pada akhirnya lebih memilih Yogyakarta. Pensiunan menilai tidak ada kota pembanding yang lebih nyaman dibandingkan Yogyakarta untuk dijadikan sebagai tempat tinggal pilihan di masa pensiun. Pensiunan pendatang juga merasa puas setelah benar-benar merasakan pindah dan tinggal di Yogyakarta.
Yogyakarta takes the first place as the ideal city in Indonesia to enjoy retirement (Litbang Koran SINDO, 2014). In fact, the retirees living in Yogyakarta consists of 2 groups/types, they are retirees from Yogyakarta who choose not to move from Yogyakarta, and immigrant retirees who choose to move to Yogyakarta in retirement. This research aimed to identify and compare between retirees from Yogyakarta and immigrant retires on their profile/social economic status and the reasons/consideration factors in choosing Yogyakarta, and also to conclude whether the choosing of Yogyakarta occurs because Yogyakarta is really attractive to retirees or because of the other things that can cause retirees don�t really have another choice beside living in Yogyakarta. This research used deductive-quantitive method, the convenience sampling method with questionnaire, and SPSS statistical analysis and descriptive meaning. The results showed that: (1) there are differences between the 2-types of retirees in their profile/social economic status when choosing Yogyakarta. Retirees from Yogyakarta who majority worked for the government have better economic conditions from high monthly pension fund, while immigrant retirees who worked for the private have better economic conditions in the early retirement from the large amount of pension fund. (2) Immigrant retirees and retirees from Yogyakarta have different consideration factors in choosing Yogyakarta. Immigrant retirees prefer the physical factors (such as health care), while retirees from Yogyakarta prefer the non-physical (social) factors (such as easy to communicate with the community). (3) Yogyakarta was chosen because it is attractive to retirees. Retirees are economically able to move to other city, but in the end they prefer to stay in Yogyakarta. They are agree that there isn�t another city that is more comfortable than Yogyakarta to be the residence of choice in retirement. Immigrant retirees also feel satistfied after they actually moved and stay in Yogyakarta.
Kata Kunci : Pensiunan, Kondisi Sosial Ekonomi, Faktor Pertimbangan, Tempat Tinggal Pilihan