PEACE EDUCATION ANDTHE YOUTHS� PERCEPTION OF INTERFAITH RELATIONS IN CONTEMPORARY SINGAPORE
LEYAKET ALI BIN MOHAMMED OMAR, Prof JB.Banawiratma; Dr. DickySofjan
2016 | Disertasi | S3 ILMU AGAMA DAN LINTAS BUDAYAPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan upaya proses pendidikan perdamaian yang akhir-akhir mampu meningkatkan pengetahuan mengenai relasi antar-iman bagi kaum muda di Singapura. Penelitian lapangan dilakukan dengan menggunakan kuesioner, wawancara dan diskusi grup secara online yang bertujuan untuk menelaah pandangan kaum muda mengenai relasi antar-iman. Penelitian ini juga berupaya untuk mengidentifikasi jenis pendekatan yang dapat berkontribusi untuk mengisi ruang kosong yang ada di dunia akademis dengan menjadikan pengetahuan relasi antar-iman dalam proses pendidikan perdamaian sebagai salah satu factor utama untuk mempromosikan kehidupan yang harmonis di antara kaum muda dengan sesamanya yang berasal dari keyakinan yang berbeda. Penelitian ini focus pada dua hal berikut: - Persepsi kaum muda terhadap relasi antar-iman dan pendidikan perdamaian. - Kajian tentang bagaimana pendidikan perdamaian dan pedagogi lainnya dalam relasi antar-iman dapat memperbesar perkembangan relasi antar-iman di antara kaum muda di Singapura. Penelitian ini focus pada beberapa konteks khusus yang berkaitan dengan perkembangan konsep relasi antar-iman yang berlangsung sepanjang peradaban sebagai titik awal pembahasan dua topik penelitian. Di riset ini kemudian berusaha untuk menginvestigasi konsep, praktek-praktek dan pengalaman-pengalaman kaum muda di Singapura dengan menggunakan kuesioner survei, wawancara dan diskusi kelompok secara online. Setelah proses analisis data dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif, kemudian dibuat kesimpulan dalam bentuk beberapa rekomendasi utama yang ditujukan kepada beberapa institusi seperti organisasi non-pemerintah pada tingkat local dan nasional, para pendidik, dan pekerja media agar mereka dapat lebih jauh mengeksplorasi cara-cara terbaik untuk memperkaya sistem pendidikan perdamaian yang saat ini telah ada dan untuk membantu perkembangan relasi antar-iman yang baik di antara kaum muda di Singapura.
This research analyses the different efforts of peace education that raise interfaith relations awareness among today's youths at present in Singapore. The field research was done by using survey questionnaires, interviews and online focus group discussion to capture youths perceptions on interfaith relations. The research also aims to identify approaches that can contribute to or plug a gap in the intellectual market by making interfaith relations awareness in peace education a factor for promoting harmonious living among youths and their relations with comrades of other faiths. The study focuses on the following two objectives: To analyse youths perception of interfaith relations and peace education. To study how peace education and other pedagogy on interfaith relations can enhance the growth of interfaith relations among youths in Singapore. As a starting point for addressing these two areas, this research highlights specific contexts through decades of civilizations that managed through the concept of interfaith relations and activities that enhanced its growth. It then investigates concepts, practices, and experiences of youths in Singapore by conducting a survey, interviews and online focus group discussions through questionnaires. After analyzing data through quantitative and qualitative methods, the paper concludes by delivering key messages and also recommendations for institutions, both national and local non-government organisations, educators and media professionals for them to explore better ways to enrich the current need of peace education to foster amicable interfaith relations.
Kata Kunci : Peace Education, Youth, Awareness, Interfaith Relations, Harmonious, and Experiential Learning