Laporkan Masalah

Analisis Strategi Bersaing Industri Uang Elektronik

ARDIANTO BUDHI LESMONO, Wakhid Slamet Ciptono, Ph.D

2016 | Tesis | S2 Manajemen

Kemunculan uang elektronik merupakan hasil dari evolusi sistem pembayaran yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang mengarah kepada digitalisasi sistem pembayaran. Alasan utama penggunaan uang elektronik adalah kebutuhan masyarakat akan adanya alat pembayaran yang lebih praktis, dan tentunya yang dapat memberikan kemudahan dalam bertransaksi. Pemerintah melalui Bank Indonesia sebagai otoritas lembaga keuangan tertinggi terus berupaya untuk mendorong terbentuknya keuangan inklusif dan budaya transaksi non-tunai, dikarenakan uang elektronik merupakan salah satu solusi untuk menggantikan penggunaan uang kartal yang pada akhirnya juga mengurangi biaya mencetak, menerbitkan dan pendistribusian uang kartal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kondisi struktur industri bisnis uang elektronik dan tingkat persaingannya di Indonesia. Dalam penulisan karya ilmiah ini, dilakukan analisis terhadap perkembangan industri sistem pembayaran non tunai secara umum khususnya uang elektronik dengan menggunkan analisis struktur pasar dan persaingan , Herfindahl Hirschman Index dan Analisis Porters Five Forces. Adapun untuk formulasi strategi bersaing industri uang elektronik menggunakan analisis Porters Generic Strategies, analisis Service Dominant Logic, dan strategi kolaborasi dengan menggunakan sumber data studi kepustakaan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur pasar pada industri uang elektronik di Indonesia adalah Oligopoli pada periode tahun 2014 dan tahun 2015, dengan menggunakan metode analisa Herfindahl Hirschman Index. Namun hasil penelitian juga menunjukkan bahwa struktur pasar industri uang elektronik tergolong unik, karena dapat dikatakan bahwa struktur pasarnya sebenarnya adalah monopoli atau lebih tepatnya monopoli terselubung. Kesimpulan yang diperoleh secara keseluruhan bahwa fenomena industri bisnis uang elektronik di Indonesia sangat kompetitif, mengingat produk uang elektronik masih tergolong baru namun sarat dengan kepentingan dikarenakan tingginya tingkat harapan keuntungan dari pengelolaan uang elektronik. Sehingga untuk dapat mempertahankan eksistensinya pada industri uang elektronik, memungkinkan dilakukannya strategi kolaborasi dari masing-masing kelompok dengan tujuan untuk bersaing dengan kelompok yang berada diluar kolaborasi.

The emergence of electronic money is the result of payment systems evolution that are affected by the development of information and communication technologies that lead to the digitization of payment systems. Main reason for society in using electronic money are dominated by practical payment process to ease of transactions need. The government of Indonesia through Central Bank of Indonesia, widely supports electronic money usage in Indonesia to encourage financial inclusion and cash less society while electronic money could be replaced the use of physical money, that could be reduced cost of production and distribution of physical money. The aims of this study to analyze the market structure and competition of electronic money industry in Indonesia. In writing the thesis, an analysis of non cash payment system industry growth in general, especially electronic money using Market Structure and Competition, Herfindahl Hirschman Index and Porters Five Forces analysis and competitive strategy formulation of electronic money industry using Porters Generic Strategies, Service Dominant Logic and Collaboration Strategy. By using source data coming from an interview data sources and literature study. The result of study research showed that market structure of electronic money industry in Indonesia during 2014 and 2015 by using Herfindahl Hirschman Index is Oligopoly. However, the result also showed that market structure of electronic money industry is unique, because market structure of electronic money industry in Indonesia actually is Monopoly in disguised. The overall conclusion that the phenomenon of electronic money business industry in Indonesia is very competitive, considering electronic money is still relatively new with full interests of high business expectation. In order to preserve an existence in electronic money industry, every electronic money players enable to collaborate each other to compete others that are outside the collaboration.

Kata Kunci : Market Structure and Competition, Herfindahl Hirschman Index, Porter Five Forces, Porter Generic Strategies

  1. S2-2016-341780-abstract.pdf  
  2. S2-2016-341780-tableofcontent.pdf  
  3. S2-2016-341780-title.pdf