ANALSIS EFEKTIVITAS PENAGIHAN PAJAK MELALUI SURAT TEGURAN DAN SURAT PAKSA DALAM UPAYA PENCAIRAN TUNGGAKAN PAJAK PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA SLEMAN TAHUN 2013-2015
FAJAR NUR AFANDI, Ihda Arifin Faiz, S.E., M.Sc.
2016 | Tugas Akhir | D3 AKUNTANSI SVPenelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengetahui tingkat efektivitas pencairan tunggakan pajak melalui Surat Teguran dan Surat Paksa di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sleman serta untuk mengetahui kendala-kendala dalam pencairan tunggakan melalui Surat Teguran dan Surat Paksa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif rasio komparatif. Analisis ini digunakan untuk mengetahui tingkat efektivitas penagihan pajak melalui Surat Teguran, Surat Paksa dan kontribusi penagihan pajak melalui Surat Teguran Surat Paksa terhadap seluruh pencairan tunggakan pajak di KPP Pratama Sleman yang didukung dengan data tindakan penagihan aktif pada Seksi Penagihan KPP Pratama Sleman. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan untuk mendapatkan data yang mendukung penelitian ini sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat efektivitas pencairan tunggakan pajak melalui Surat Teguran tertinggi pada tahun 2013 sebesar 88,98% dan terendah pada tahun 2014 sebesar 31,34%. Sedangkan tingkat efektivitas pencairan tunggakan pajak melalui Surat Paksa tertinggi pada tahun 2013 dengan tingkat persentase sebesar 91,16% dan terendah pada tahun 2015 dengan persentase sebesar 26,78%. Dari hasil penelitian ini, saran yang dapat diberikan adalah harus adanya penambahan anggaran biaya penagihan dengan tujuan untuk memaksimalkan Surat Teguran dan Surat Paksa dalam upaya pencairan tunggakan pajak.
The aimed of this research to test and know the level of effectiveness of the disbursement of tax arrears through a letter of Reprimand and a letter to the tax services office in the forced Pratama Sleman as well as to know the constraints in the disbursement of arrears through a letter of Reprimand and a letter. The methods used in this research is descriptive comparative ratio analysis method. This analysis is used to find out the effectiveness of tax collection, letters of Reprimand and Forced letters contributions tax billing Reprimand Letter forced the entire disbursement of arrears of taxes in KPP Pratama Sleman is supported by document collection actions on the billing Section in KPP Pratama Sleman. The techniques used in this research is the interview study, documentation, and libraries to get the data that supported this research in accordance with the objectives to be achieved. The results of this research showed that the effectiveness of the disbursement of tax arrears through a letter of Reprimand to the highest in 2013 with the percentage of 88.98% and lowest in 2014 with the percentage of 31,34%. Whereas the effectiveness of the disbursement of tax arrears Forced Letter to the highest in 2013 with the percentage rate of 91.16% and lowest in 2015 with the percentage of 26,78%. From the results of this research, the advice that can be given is to be the presence of the addition of the budget billing costs with the aim to maximize the Letter of reprimand and Forced Letter in the disbursement of tax arrears.
Kata Kunci : Surat Teguran, Surat Paksa, Tunggakan Pajak, Efektivitas Pencairan