ANALISIS PROSEDUR PENILAIAN BARANG MILIK NEGARA BERUPA BANGUNAN PADA KANTOR PELAYANAN KEKAYAAN NEGARA DAN LELANG (KPKNL) YOGYAKARTA
EVA CYNTHIA ARLINA D, Faiz Zamzami, S.E., M.Acc., QIA
2016 | Tugas Akhir | D3 AKUNTANSI SVKantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Yogyakarta adalah instansi vertikal Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) yang mempunyai tugas melaksanakan pelayanan di bidang kekayaan negara, penilaian, piutang negara dan lelang. Dalam melaksanaan tugas di bidang penilaian, KPKNL diberi wewenang untuk menentukan nilai wajar suatu barang yang dimiliki negara. KPKNL membantu negara dalam mengelola Barang Milik Negara yang terdapat di instansi pemerintahan agar aset negara tersebut dapat teroptimalkan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penilaian bangunan sesuai dengan SOP atau tidak. Penulis melakukan analisis pada prosedur penilaian Barang Milik Negara berupa bangunan pada KPKNL Yogyakarta. Metode analisis yang penulis gunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Dengan metode tersebut, analisis yang dilakukan yaitu mengamati langsung setiap proses yang terjadi di setiap bagiannya dan membandingkannya dengan SOP yang telah dijadikan acuan dalam penilaian bangunan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur penilaian bangunan antara SOP dengan pelaksanaan mengalami kesesuaian sebesar 73,68% dan tidak sesuai sebesar 26,32%. Berdasarkan presentase tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa prosedur penilaian Barang Milik Negara berupa bangunan pada KPKNL Yogyakarta berpredikat Baik.
Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) is the vertical institutions Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) which has the duty of carrying out services in the field of wealth State, valuation, receivables and country auctions. In the perceived task in the field of assessment, KPKNL was authorized to determine the fair value of an item that is owned by the State. KPKNL help in managing state-owned Goods in government agencies so that the assets can be optimized very well. This research aims to know the assessment process of the building in accordance with SOP or not. The author does analysis on State-owned Goods assessment procedures building on KPKNL. A method of analysis that the author use a qualitative descriptive method. With these methods, the analysis is done that is observed directly any process that happens in every part of it and compare it with the SOP that has made reference in the assessment of the building. The results showed that the assessment procedure of the building between SOP with the implementation experience of conformity of 73.68% and not appropriate of 26.32%. Based on the percentage that can be drawn the conclusion that the assessment procedure of the goods State-owned buildings in the Yogyakarta KPKNL predicate good.
Kata Kunci : Barang Milik Negara, Standard Operational Procedure (SOP), Prosedur Penilaian Bangunan