Evaluasi Efektivitas Program Penyediaan Ruang Terbuka Publik Kota Yogyakarta
PRAMUDITA KUMALA ARDIANTI, Retno Widodo Dwi Pramono S.T., M.Sc., Ph.D
2016 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTAKeberadaan ruang terbuka publik merupakan salah satu indikator kualitas lingkungan yang dapat mempengaruhi kualitas hidup komunitas. Oleh karena itu seharusnya semua kota menyediakan ruang terbuka publik yang dapat di akses oleh seluruh lapisan masyarakat. Sementara sejak dekade lalu, pemerintah Indonesia telah berkomitmen dalam menyediakan ruang terbuka publik namun hasilnya belum jelas. Ketersediaan lahan dan dana sering menjadi alasan utama. Program penyediaan ruang terbuka publik sering dikatakan tidak memiliki nilai ekonomi sehingga sering tidak dijadikan program prioritas dibandingkan dengan program yang berhubungan dengan pembangunan ekonomi. Untuk memperjelas opini publik tersebut, penelitian ini memberikan penilaian tingkat efektivitas serta biaya dan manfaat pada program penyediaan ruang terbuka publik pemerintah Yogyakarta yang dilakukan sejak sekitar tahun 2006. Penelitian ini menggunakan metode statistik deskriptif untuk menjustifikasi keefektivan program. Dan menggunakan metode cost benefit analysis untuk menghitung nilai ekonomi program. Data yang digunakan yaitu kombinasi antara data primer dan sekunder, data sekunder diperoleh dari instansi terkait dan data sekunder dari dampak yang dirasakan oleh responden melalui kuesioner. Responden diambil melalui random sampling di 3 lokasi yang dipilih untuk mewakili kualitas ruang terbuka publik tertinggi, median dan terendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas program penyediaan ruang terbuka publik masih rendah, karena belum semua manfaat dari RTP dirasakan oleh masyarakat. Manfaat yang telah dirasakan yaitu peningkatan keteduhan, kesejukan, kebersihan, keamanan, keindahan, kesenangan, kedekatan, kebersamaan, kepedulian, nilai lahan, sebagai titik kumpul, dan sosialisasi penanggulangan bencana. Meskipun tingkat keefektivan dari ketiga lokasi tersebut masih rendah, dalam periode 15 tahun program penyediaan ruang terbuka publik di ketiga lokasi akan menghasilkan keuntungan. Dan ditemukan bahwa tingkat keefektivan dan besaran keuntungan program penyediaan ruang terbuka publik dipengaruhi oleh proses penyediaannya.
The existence of public open space is one indicator of environmental quality that can affect the quality of community life . Therefore, it should have all the cities provide public open space which can be accessed by the whole society. While since at least a last dacade, Indonesian government has been commited in providing POS but the result is not apparent yet. The land and financial availabity is often become main reason. POS provison program is often said to have no economic values so thatit is often considered as not a prioritized program compared to economic development-related programs. To clarify this public opinion, this paper provides the assessment of effectiveness and cost and benefits (CBA) the Yogyakarta goverment’s POS provison program, whichis done since about 2006. This research used descriptive statistics to justify the effectiveness of the program. And using the method of cost benefit analysis to calculate the economic value of the program. The data used are a combination of primary and secondary data, secondary data obtained from relevant institutions and secondary data from the impact felt by the respondents through questionnaires. Respondents are taken through random sampling at 3 locations selected to represent the highest, median and lowest quality of POS. The results showed that the level of effectiveness of a program to provide public open space is still low, because not all of the benefits of POS perceived by the public. The benefits have been felt that an increase in shade, coolness, hygiene, safety, beauty, pleasure, closeness, togetherness, caring, land value, as a rallying point, and dissemination of disaster management. Although the level of effectiveness of these three locations is still low , within a period of 15 years a program to provide public open space in three locations will generate a profit. And found that the level of effectiveness and the amount of benefit programs providing public open space is affected by the provision.
Kata Kunci : Ruang Terbuka Publik, Efektivitas, Cost Benefit Analysis/Public Open Space, Effectiveness, Cost Benefit Analysis