Laporkan Masalah

DESKRIPSI PERLUKAAN PENYEBAB KEMATIAN PADA PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI INSTALASI KEDOKTERAN FORENSIK RSUP DR SARDJITO YOGYAKARTA TAHUN 2014-2015

ANNISA MAHARANI, dr. Wikan Basworo, Sp.F; dr. Hendro Widagdo, Sp.F

2016 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang: Pada negara berkembang kecelakaan oleh pengendara sepeda motor merupakan salah satu penyumbang terbesar cedera maupun kematian di jalanan. Peningkatan angka kecelakaan lalu lintas juga meningkat pada Daerah Provinsi Yogyakarta. Pada kecelakaan lalu lintas, setiap korban memiliki jenis perlukaan yang berbeda-beda. Penelitian ini penting dilakukan untuk mencari lokasi perlukaan dan epidemiologi pada korban kecelakaan sepeda motor. Lokasi perlukaan diketahui untuk memberikan gambaran mekanisme terjadinya kematian pada korban tersebut. Tujuan: Mendapatkan deskripsi perlukaan penyebab kematian pada pengendara sepeda motor berdasarkan usia, jenis kelamin, pekerjaan, lokasi perlukaan, jenis perlukaan pemeriksaan alkohol dan pengguna jalan di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Dr. Sardjito. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional. Penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan data visum et repertum hasil pemeriksaan korban meninggal akibat kecelakaan sepeda motor di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Dr. Sardjito Tahun 2014-2015. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapat (1) Korban meninggal paling banyak pada rentang usia 18-44 tahun dengan 65,22%. (2) Korban paling banyak adalah berjenis kelamin laki-laki dengan 72,83%. (3) Sebanyak 41,3% dialami oleh karyawan swasta, disusul pelajar/mahasiswa dengan 32,61%. (4) Kepala dan leher merupakan lokasi perlukaan yang paling besar menyebabkan kematian dengan 94,56%. (5) Luka lecet dan memar merupakan perlukaan yang didapatkan pada seluruh korban. (6) Pada pemeriksaan alkohol didapatkan 65,22% negatif. (7) Jumlah korban meninggal pada pengemudi sebanyak 92,39%. Kesimpulan: Lokasi perlukaan penyebab kematian terbesar lebih dari 90% ditemukan di kepala dan leher.

Background: In developing countries the accident by motorcycle riders is one of the largest contributors to injury or death in the streets. Increased number of traffic accidents also increased in the Provincial Yogyakarta. At a traffic accident, every victim has the kind of injury that is different. This research is important to find the location of injury, and epidemiology of motorcycle accident victims. Location injury is known to provide an overview on the mechanism of the death of the victim. Objective: To obtain a description of the cause of death among motorcyclists by age, gender, occupation, location of injury, type of injury, alcohol and road users in the installation of Forensic Medicine Hospital Dr. Sardjito. Methods: This study was a descriptive observational research. The study was conducted by collecting data post mortem examination results victim died from a motorcycle accident in the installation of Forensic Medicine Hospital Dr. Sardjito Year 2014-2015. Results: Based on the results obtained (1) The death toll at most in the age range 18-44 years with 65.22%. (2) Most victims are male sex with 72.83%. (3) A total of 41.3% work in private sector employees, followed by students with 32.61%. (4) Head and neck is the location of most major injury causing death by 94.56%. (5) Bruise and abrasion are the type of injury in all the victims. (6) Alcohol tests are negative for 65.22%. (7) The number of fatalities on the driver as much as 92.39%. Conclusion: The largest cause of death of more than 90% are located in the head and neck.

Kata Kunci : Penyebab kematian, sepeda motor, penelitian deskriptif

  1. S1-2016-336215-abstract.pdf  
  2. S1-2016-336215-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-336215-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-336215-title.pdf