Laporkan Masalah

Dinamika Komunikasi dalam Program Translokasi (Studi Kasus Dinamika Program Translokasi Tambak Udang di Tanah Sultan (Sultan ground) Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada Tahun 2015)

ADE PUTRANTO P. W. T, Dr. Phil. Hermin Indah Wahyuni, M.Si.; Drs. I Gusti Ngurah Putra, M.A.

2016 | Tesis | S2 Ilmu Komunikasi

Sebagai salah satu kebijakan pembangunan, Progam Translokasi Tambak Udang di wilayah pesisir Pantai Selatan, Kabupaten Bantul, perlu untuk disosialisasikan kepada masyarakat untuk mendapatkan dukungan secara utuh terhadap program yang akan dijalankan. Strategi yang dilakukan Pemerintah Kab. Bantul adalah melakukan pendekatan dengan seluruh elemen pemangku kepentingan yang terlibat dalam program. Dengan menggunakan metode studi kasus, penelitian ini mampu mengeksplorasi dinamika komunikasi yang terjadi diantara para aktor-aktor dalam proses komunikasi yang terjadi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para aktor yang terlibat dalam proses komunikasi, memiliki sudut pandang yang berbeda mengenai program translokasi dalam konteks sosial budaya, ekonomi, politik dan lingkungan, bergantung pada motivasi dan kepentingan mereka masing-masing. Perbedaan ini melahirkan kecenderungan sikap yang berbeda-beda terhadap program translokasi. Pendekatan dialogis yang dilakukan oleh Tim Kerja sebagai mediator antara pemerintah Kab Bantul dan pemangku kepentingan, telah cukup efektif untuk menjembatani berbagai kepentingan dengan melahirkan konsensus yang menguntungkan kedua belah pihak. Di sisi lain, terdapat catatan bahwa pendekatan yang dilakukan masih belum memberikan kebebasan penuh pada para pemangku kepentingan, untuk mengemukakan aspirasinya secara bebas dan terbuka, dan dianggap setara dengan komunikator yang berasal dari lingkungan pemerintah. Keterlibatan stakeholder seharusnya dilakukan sebagai upaya strategis yang relevan dan signifikan dalam kerangka mendekatkan pengetahuan teknis teoritik mengenai urgensi pembangunan program, baik dampak maupun manfaatnya bagi masyarakat agar program kebijakan ini dapat diterima baik oleh masyarakat.

As a policy, Translocation Program of Shrimp Pond in Coastal Areas of Pantai Selatan, Bantul, need to be disseminate to get community support for the success of the implementation of the program. The strategy used by the Bantul local government is to involve all stakeholders in the program. Using the case study method, this study was able to explore the dynamics of communication between actors who involved in the communication process. The study has shown that the actors has their own interest and motives, and brought their own issues in the communication process range from socio-cultural, economic, politics and environment context. Which induced different attittude from the actors towards the translocation program. Dialogical approach taken by the working group as a mediator between the local government and the stakeholders, has been effective to accomodate the various interest from the stakeholder, by bring out consensus that bring benefit for the both parties. On the other hand, this study shown that the approach does not give a �¢ï¿½ï¿½freedom�¢ï¿½ï¿½ to the stakeholders to express their aspiraton freely and openly, and considered has a equal power with the Working Group. The stakeholder involvement should be thought as a strategic efforts relevant and significant in terms of theoritical knowledge closer to the urgency of the program, both the impact and benefits for the community.

Kata Kunci : Dinamika Komunikasi, Komunikasi Pembangunan, Program Translokasi

  1. S2-2016-359653-abstract.pdf  
  2. S2-2016-359653-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-359653-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-359653-title.pdf