Laporkan Masalah

POLITIK IKM : PERAN AGEN PERUBAHAN DALAM PENGEMBANGAN IKM DI ARAS LOKAL Studi di Dusun Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul

RENI SHINTASARI, Dr. Hempri Suyatna,M.Si.

2016 | Tesis | S2 PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN

Studi ini dilakukan untuk mengkaji agen dan struktur yang terlibat dalam pengembangan industri kecil dan menengah kerajinan kayu batik di Krebet. Ada banyak agen perubahan yang memiliki berbagai modal dalam menjalankan peran dan kepentingannya terhadap pengembangan industri kecil dan menengah kerajinan kayu batik. Agen � agen tersebut adalah agen lokal seperti pengrajin besar, pengrajin kecil, seniman, politikus, tokoh pemuda, dan perempuan. Agen yang menjalin kerjasama dalam pengembangan industri seperti pemerintah, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, penguasa,eksportir (pihak ketiga), dan PT Telkom Yogyakarta. Agen perubahan memiliki modal yang mereka miliki sehingga dapat melakukan strategi untuk menjalin relasi dengan agen lain maupun struktur untuk melakukan dominasi dalam pengembangan industri kerajinan kayu batik di Krebet. Ide kemunculan industri, agen perubahan, dan cara agen membangun jaringan dalam pengembangan IKM kerajinan kayu batik di Dusun Krebet inilah yang akan dikaji dalam Politik IKM. Pergeseran sistem perdagangan yang identik dengan elit dan sentralistik memberikan peluang bagi agen untuk pengembangan IKM dan keluasan jaringan dalam pengembangan industri kecil dan menengah kerajinan kayu batik. Selain itu kajian sektor industri kecil dan menengah, juga menarik menggigat sektor ini memiliki peran penting sejak Tahun 1980. Berbagai kebijakan populis dan Pilkada DPRD Klaten sebagai wadah pengembangan ekonomi dan sosial masyarakat. Berbagai program industri kecil sudah banyak diluncurkan pemerintah, swasta maupun perusahaan, hingga sekarang sektor ini di Krebet telah mampu menjadi tumpuan pengrajin industri kecil dan menengah dalam meningkatkan kesejahteraannya. Namun ada berbagai program dan jaringan yang dikuasai oleh agen dominan yang ada di Krebet. Untuk menganalisis permasalahan tersebut, peneliti menggunakan perspektif teoritik Antoni Giddens mengenai agen dan struktur. Mengacu pendapat Giddens, cara bekerjanya agen dan struktur dalam pengembangan IKM kerajinan kayu batik dapat dipahami sebagai hubungan agen dan struktur yang memunculkan struktur baru. Perspektif Selo Soemarjan tentang agen of change, terjadi dalam agen perubahan IKM Krebet yang memiliki peran dalam pengembangan IKM. Studi ini dilakukan di Dusun Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan industri kerajinan kayu batik di Dusun Krebet terbangun oleh agen yang memiliki modal. Setiap agen memiliki tujuan yang sama yakni pengembangan IKM di Krebet, namun disisi lain ada agen yang mencari kekuasaan maupun seniman pada pribadi. Dalam pengembangan industri kecil dan menengah terdapat dominasi yang dikuasai strongman. Agen lain telah memberikan nilai positif bagi masyarakat baik berupa nilai kesenian dan dukungan industri kerajinan dan seni budaya yang ada di Krebet mendukung sebagai Desa Wisata. Sedangkan dominasi agen telah dilakukan strongman, masyarakat ada nilai kepatuhan akan keamanan, kebutuhan ekonomi, mampu mengembangkan wacana � wacana, maupun nilai kekeluargaan yang dipercaya tinggi. Dominasi strongman mampu membangun jaringan yang mana bermanfaat pada pola regenerasi yang ada di Dusun Krebet. Agen dominan (strongman) akhirnya berhasil dalam memanfaatkan massa masyarakat Dusun Krebet terkait dukungan dalam PILKADA DPRD kabupaten Bantul dan memperluas jaringan bisisnya. Selain itu pola regenerasi usaha mampu turun temurun dengan keluarganya dan memperkuat kekuasaannya. Dominasi tidak hanya bermodal ekonomi, simbolik, budaya dan modal sosial namun politik transaksional memperkuat pengembangan IKM kerajinan kayu batik di dusun Krebet.

This study was conducted to assess the agent and the structures involved in the development of small and medium industries in Krebet batik woodcraft . There are many agents of change who have a variety of capital in performing the role and importance to the development of small and mediumsized industrial wood craft of batik . Agent - the agent is a local agent as great craftsmen, small craftsmen, artists, politicians , youth leaders, and women. Agents are cooperating in the development of industries such as government, Sanata Dharma University in Yogyakarta, the ruler, the exporter ( third party ), and PT Telkom Yogyakarta. Agents of change have capital at their disposal so that they can carry out a strategy to establish relationships with other agents as well as structures to dominance in the development of wooden batik handicraft industry in Krebet . The idea of the emergence of the industry , agents of change , and how to build a network of agents in the development of SMEs in the hamlet of wooden crafts batik Krebet is what will be studied in the Political SMEs. Shifting trade system that is identical to the elite and centralized provide opportunities for agents for the development of SMEs and breadth of networks in the industrial development of small and medium-sized wooden craft of batik . Besides the study of small and medium industries , is also interesting menggigat this sector has an important role since 1980. Various populist policies and Klaten Parliament elections as a forum for economic and social development of society . Various programs small industries had launched many government, private and companies , until now this sector in Krebet been able to become the foundation of small and medium-sized industrial artisans to improve their welfare . However, there are a variety of programs and networks controlled by dominant agents in Krebet . To analyze the problem, researchers used theoretical perspective Antoni Giddens about the agency and structure . Referring Giddens opinion , the way they work agency and structure in wood craft batik SME development can be understood as an agent relationships and structures that gave rise to the new structure . Soemarjan Selo perspective of an agent of change , occurs in Krebet IKM change agents who have a role in the development of SMEs . This study was conducted in the hamlet Krebet , Sendangsari Village , Sub Displays, Bantul . This study uses a phenomenological approach . The results showed that the development of wooden batik handicraft industry in the hamlet Krebet awakened by an agent who has the capital. Each agent has the same goal of the development of SMEs in Krebet, but on the other hand there are agents who are looking for power as well as artists in person. In the development of small and medium industries are controlled by strongman domination. Other agents have given a positive value for society in the form of the value of the arts and crafts industry support and the art culture in Krebet support as the Tourism Village. While the agency has done strongman domination, the people there will be security compliance values, economic necessity, is able to develop a discourse - discourse, as well as a trusted family values high. Dominance strongman able to build a network which is useful in the regeneration of the existing pattern in the hamlet Krebet. The dominant agency (strongman) finally succeeded in utilizing the mass community support-related Krebet village in Bantul regency PILKADA and expand the network bisisnya. Moreover pattern capable of regeneration efforts hereditary with family and strengthen his power. Dominance is not only the economic capital, symbolic, cultural and social capital but transactional politics to strengthen the development of SMEs in the hamlet of wooden craft batik Krebet.

Kata Kunci : Kata-Kata Kunci : Agen, Struktur, Agen Perubahan, Strongman, pengembangan industri kecil dan menengah, politik transaksional, pola regenerasi, struktur baru.

  1. S2-2016-359798-abstract.pdf  
  2. S2-2016-359798-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-359798-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-359798-title.pdf