Laporkan Masalah

KARAKTERISTIK RUANG TERBUKA KAMPUS YANG LIVEABLE Studi Kasus: Universitas Gadjah Mada

DWIYANI KUMALA H., Ardhya Nareswari ST.,MT.,Ph.D.; Ir. Ismudiyanto, MS.

2016 | Tesis | S2 Teknik Arsitektur

Teori menyebutkan bahwa ruang terbuka kampus yang liveable sangatlah penting untuk membentuk kehidupan kampus yang hidup (live), sehat (healthy), dan baik (well). Universitas Gadjah Mada sebagai salah satu universitas besar di Indonesia memiliki ruang terbuka kampus dengan karakteristik beragam dan tingkat penggunaan yang berbeda beda. Namun, fungsi ruang terbuka yang ada masih didominasi oleh fungsi sebagai area parkir. Sedangkan, ruang terbuka yang dapat mewadahi aktivitas dan interaksi sosial civitas akademika masih sangat terbatas. Ruang ruang yang seharusnya membentuk karakter civitas akademika dengan mewadahi aktivitas dan interaksi sosial menjadi ruang yang mati karena pemanfaatan yang tidak maksimal atau beralih fungsi sebagai lahan parkir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik fisik dan sosial dari ruang terbuka kampus di UGM yang liveable serta menyusun arahan desain yang dapat mendukung kondisi liveable ruang terbuka kampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan multimetode (multimethod approach) di mana peneliti menggunakan lebih dari satu metode untuk mendapatkan data yang bersifat subjektif maupun objektif. Metode studi kasus, tinjauan literatur, observasi lapangan, pemetaan perilaku berdasarkan tempat, dan wawancara personal digunakan untuk mendapatkan data yang lengkap mengenai ruang terbuka dari sudut pandang peneliti maupun pengguna. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan metode analisis konten dan didasarkan pada teori livabilitas ruang terbuka publik, teori ruang terbuka kampus, teori seting, dan teori aktivitas. Hasil temuan dan analisis data menunjukkan bahwa karakteristik fisik yang memberikan pengaruh signifikan pada ruang terbuka kampus adalah: (1) Aksesibilitas dan Konektivitas; (2) Seting Fisik; (3) Elemen Ruang dan Amenitas. Sedangkan untuk karakteristik sosial dipengaruhi oleh Aktivitas dan Interaksi Sosial. Beberapa indikator livabilitas dari ruang terbuka publik tidak dapat diterapkan seluruhnya pada ruang terbuka kampus, seperti akses fisik dan visual. Kondisi liveable ruang terbuka kampus sendiri sebagian besar dibentuk oleh seting fisik dan elemen ruang yang ada di dalamnya, terutama elemen hijau, tempat duduk, dan fasilitas elektronik serta jaringan wifi. Keterbatasan fisik yang dimiliki ruang terbuka kampus menyebabkan aktivitas yang diwadahi pun menjadi terbatas. Rekomendasi dan arahan desain diusulkan untuk mendukung, memperbaiki, dan meningkatkan kualitas fisik ruang terbuka sehingga dapat mewadahi aktivitas dan interaksi sosial lebih baik lagi untuk menciptakan ruang terbuka kampus yang liveable.

Theories stated that liveable campus open spaces are important for live, healthy, active, and well campus life. Gadjah Mada University as one of big universities in Indonesia has open spaces with varied characteristics with different using level. However, the function of the open space is still largely dominated by functioning as a parking area. Meanwhile, campus open spaces that can accommodate student activities and social interactions are still very limited. Open space that was supposed to build the character of students in a way to accommodate the activity and social interaction turns into a dead space which is not optimal due to the utilization or switch functions as a parking lot. The objectives of this research are to identified physical and social characteristic of liveable campus open space in Gadjah Mada University and providing guidelines to encouraged livability in campus open space. This research used multimethod approach where researcher used a variety of methods to get data that are both subjective and objective. Case study, literature review, systematic observation, behavioral mapping based on place, and personal interview are used to gain data material about campus open space from both researchers and users side. Data analysis using content analysis method based on theories of livability in public open space, theories of campus open space, theories of setting, as well as theories of activities. Results indicate that physical characteristic that have important part in liveable campus open space, consist of: (1) Accessibility and Connectivity (2) Physical Setting (3) Open Space Elements and Amenities. Meanwhile, social characteristic influenced by varied activites and social interactions. Some livability indicators of public open space cannot be applied entirely in campus open space, such as physical and visual access. Livability in campus open space itself majority is formed by physical setting and space elements within it, especially greenery and vegetation, sitting space, electronical, and WiFi Networks. Limitedness in physical setting caused limitedness in activities. Recommendations and design guidelines are suggested to encouraging and improving physical qualities of campus open space so it can provide a better place for activities and social interactions to create liveable campus open space.

Kata Kunci : Ruang Terbuka, Kampus, Open Space, Campus, Livabilitas, Liveable, Livability

  1. S2-2016-357490-abstract.pdf  
  2. S2-2016-357490-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-357490-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-357490-title.pdf