Dampak Perkembangan Kawasan Industri Medan Terhadap Desa Sekitarnya (Desa Saentis, Desa Sampali dan Desa Pematangjohor)
FERDINAN MARTIN S, M. Sani Roychansyah, ST., M.Eng.,D.Eng;Dr. Ir. Suryanto, MSP
2016 | Tesis | S2 Perencanaan Kota dan DaerahKeberadaan kawasan industri medan di Desa Saentis, Desa Sampali dan Desa Pematangjohor diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap akselerasi pertumbuhan ekonomi dan perkembangan desa sekitarnya, sehingga dengan perkembangan kawasan industri medan seharusnya sejalan dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak perkembangan kawasan industri medan terhadap desa sekitarnya yaitu Desa Saentis, Desa Sampali dan Desa Pematangjohor. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deduktif dan menggunakan metode kuantitatif-kualitatif. Desain penelitiannya dilakukan dengan desain model paralel, dimana menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif dengan cara mencampur kedua metode tersebut secara seimbang, bersama sama, tetapi independen untuk menjawab rumusan masalah yang sejenis. Data kuantitatif diperoleh dari data kuesioner yang berjumlah 243 responden, data sekunder (dokumen). Sedangkan data kualitatif diperoleh dari hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan kawasan industri medan berdampak terhadap alih fungsi lahan pertanian di wilayah penelitian karena terjadi pengurangan luas lahan sawah 338 Ha dalam 10 tahun, dan sebagian besar diubah menjadi kawasan industri terutama di Desa Pematangjohor. Kawasan industri medan juga berpengaruh terhadap penggunaan lahan di wilayah penelitian, yaitu meningkatnya penggunaan lahan untuk non pertanian sebesar 11 persen (termasuk untuk kawasan industri). Akan tetapi kawasan industri medan belum banyak berdampak terhadap perkembangan fasilitas umum baik fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan maupun pertumbuhan jumlah rumah di ketiga desa. Dampak ekonomi kawasan industri medan adalah peningkatan pajak bumi dan bangunan (PBB) sektor pedesaan, peningkatan investasi di sektor industri, peningkatan jumlah kegiatan ekonomi lainnya (warung) serta pertumbuhan penduduk akibat pendatang. Kawasan industri medan belum memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan masyarakat sekitar, perubahan mata pencaharian ke sektor industri. Sedangkan dampak sosial kawasan industri medan terhadap tiga desa adalah pencemaran berupa kebisingan dan bau. Dampak lain yang dirasakan masyarakat adalah bantuan sosial dari dana tanggung jawab sosial perusahaan.Kawasan industri medan belum berdampak banyak terhadap perubahan hubungan sosial masyarakat dan perkembangangan kelembagaan di ketiga desa.
The existence of Medan industrial area in Saentis Village, Sampali Village and Pematangjohor Village expected to contribute positively to acceleration the economic growth and development of the surrounding rural area , so that with the development of medan industrial area should in line with the growing prosperity of the community.In this research aims to identify the impact of the development medan industrial area toward surrounding rural area, in this case Saentis village, Sampali village and Pematangjohor village. This research was conducted with a deductive approach and using the quantitative-qualitative methods. Design research is done with parallel model, which combines quantitative and qualitative methods by mixing the two methods in a balanced manner and it is used in the same time but independently to answer the problem. Quantitative data were obtained from the questionnaire data with totaling 243 respondents and secondary data (documents). While the qualitative data were obtained from interviews and observation results. The research results show medan industrial area have an impact on function transfer of agricultural land due to reduction in rice field area abaut 338 hectares in 10 years, and most changed to become an industrial area especially in pematangjohor village. Industrial area medan also had influence of land use, namely the land use for non agriculture ( including for industrial area) from 20.1 percen to 31,12 percen or an increase of around 11 percen. But industrial area medan have not yet been widely impact to the development of public facilities likes good health facilities, education facilities and the growth of house in three villages. The economic impacts of the industrial were increase in land and building rural sector tax (PBB), increased investment in industrial sector, increased number of other economic activities (shop) and increased population growth by immigrants. The industrial area of the field has not been a concrete impact to increased income of community and changes the livelihood to the industrial. While the social impact medan industrial area in three village are noise and odor pollution. Other impacts felt by the affected communities is social assistance from corporate social responsibility (CSR). Medan industrial area not impact much to change social relationships the community and the development institutions in the three villages.
Kata Kunci : kawasan industri, dampak fisik, dampak sosial ekonomi