Laporkan Masalah

STRATEGI PERTUMBUHAN DALAM INDSUTRI YANG MENURUN (STUDI PADA PT. ROSALIA INDAH TRANSPORT)

ZAITUNAH DIAN SARI, Amin Wibowo M.B.A., Ph.D.

2016 | Tesis | S2 Manajemen

Industri otobus antar kota antar provinsi (AKAP) di Indonesia tengah menghadapi banyak permasalahan yang cukup kompleks. Jumlah penumpang bus AKAP menunjukkan adanya tren penurunan. Bahkan keterisian penumpang sempat mencapai 40 persen dari total kursi yang tersedia. Namun, keadaan industri ini bertolak belakang dengan yang dialami oleh PT. Rosalia Indah Transport (PT. RIT). PT. RIT adalah salah satu pemain pada industri otobus AKAP. Di saat industri otobus mengalami tren penumpang yang turun, perusahaan ini dapat meningkatkan pertumbuhan penumpangnya hingga delapan persen. Penelitian ini memiliki dua tujuan. Pertama, menganalisis strategi utama yang tepat bagi PT. RIT dalam menghadapi industri otobus yang menurun. Kedua, menganalisis strategi turunan yang dapat diterapkan bagi PT. RIT dalam menghadapi industri otobus yang menurun. Data penelitian diperoleh dengan wawancara, observasi, dan artikel terkait. Alat analisis yang digunakan yaitu The Five Forces Model, Strategies for Declining Businesses dan The Life-Cyle Portfolio Matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan Strategies for Declining Businesses, PT. RIT harus melakukan strategi kepemimpinan dan memasuki ceruk pasar. Sedangkan The Life-Cyle Portfolio Matrix memberikan rekomendasi strategi melalui Generic Strategies dan ADL Methodology. Berdasarkan Generic Strategies, PT. RIT perlu bertahan pada posisi perusahaan saat ini dan tumbuh bersama keadaan industri saat ini. Selain itu PT. RIT saat ini masih menguntungkan dan masih menghasilkan kas. Apabila dibutuhkan PT. RIT dapat melakukan investasi kembali pada hal yang dirasa cukup penting. Sedangkan menurut ADL Methodology, PT. RIT perlu melakukan backward integration, efisiensi pada metode dan fungsi perusahaan, serta mengembangan produk yang telah ada atau pasar yang telah dibidik.

Autobus industry inter-city inter-province (AKAP) in Indonesia is facing a lot of complex problems. AKAP bus passenger numbers showed a downward trend. Even loadfactor fall into 40 percent of the total seats available. The condition of PT. Rosalia Indah Transport (PT. RIT) is different from its industry condition. PT. RIT is one of incumbent in the otobus industry. The amount of PT. Rosalia Indah Transport consumers is annually increased up to eight percent. This study has two objectives. First, analyze the main strategies that appropriate for PT. RIT in declining industry. Secondly, analyzing part of the main strategy that can be applied for PT. RIT in declining industry. Data were obtained by interview, observation, and related articles. The analysis tools used are The Five Forces Model, Strategies for Declining Businesses and The Life-Cyle Portfolio Matrix. The analysis of Strategies for Declining Businesses, shows PT. RIT should be pursuing a strategy of leadership and entering niche markets. The Life Cyle Portfolio Matrix provide strategic recommendations via Generic Strategies and ADL Methodology. Based on Generic Strategies, PT. RIT has to hold its position and grow with industry. In addition, PT. RIT is still profitable and net cash producer, and reinvest as necessary. According to ADL Methodology, PT. RIT has to do backward integration, methods and functions efficiency, and develop same products or same market.

Kata Kunci : Autobus Industry, Declining Industry, The Five Forces Model, Strategies for Declining Businesses, The Life-Cycle Portfolio Matrix, Generic Strategies, ADL Methodology

  1. S2-2016-360502-abstract.pdf  
  2. S2-2016-360502-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-360502-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-360502-title.pdf