Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antibiotik pada Pasien Anak di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta
ISNI PURNANI R, Ika Puspitasari, M.Si., Ph.D., Apt.; dr. Titik Nuryastuti, M.Si., Ph.D., Sp.MK.
2016 | Tesis | S2 Ilmu FarmasiPenyakit infeksi merupakan penyakit dengan tingkat kejadian yang tinggi. Dari data Profil Kesehatan Indonesia, penyakit infeksi dan parasit tertentu menempati urutan kedua dari data 10 penyakit utama penyebab kematian di rumah sakit Indonesia. Antibiotik sebagai terapi utama sangat dibutuhkan untuk pengendalian penyakit infeksi tersebut. Antibiotik harus digunakan secara bijak, karena penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menimbulkan beberapa akibat yang tidak diinginkan antara lain : resistensi bakteri, peningkatan efek samping obat, dan biaya yang terlalu tinggi. Mengingat pentingnya penggunaan antibiotik yang bijak, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap penggunaan antibiotik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran rasionalitas penggunaan antibiotik berdasarkan Kriteria Gyssens dan untuk mengetahui gambaran luaran terapi dari penggunaan obat yang rasional dan yang tidak rasional. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional analitik dengan pengambilan data secara retrospektif berdasarkan data rekam medis pasien anak yang dirawat di bangsal anak RS Panti Rapih Yogyakarta periode 1 Juli - 31 Desember 2014. Analisis rasionalitas penggunaan antibiotik menggunakan kriteria Gyssens. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Jumlah pasien pada penelitian ini sebanyak 121 pasien. Hasil evaluasi penggunaan antibiotik berdasarkan kriteria Gyssens diperoleh penggunaan antibiotik rasional sebanyak 54 pasien (44,63%) dan tidak rasional sebesar 67 pasien (55,37%). Jenis ketidakrasionalan dari kriteria Gyssens yaitu kategori IVA sebanyak 5 pasien (4,13%); kategori IVD sebanyak 34 pasien (28,10%); kategori IIA sebanyak 5 pasien (4,13%) dan kategori IIB sebanyak 23 pasien (4,13%). Hasil analisis luaran terapi diperoleh hasil terapi sembuh dan membaik pada penggunaan antibiotik yang rasional maupun yang tidak rasional.
Infection disease is a disease with high level of incidence. Based on the data of Health Profile in Indonesia, certain infection and parasite diseases occupied the second rank from the data of 10 main diseases causing mortality at hospital in Indonesia. Antibiotics as primary therapy were highly required to control the infection disease. Antibiotics must be taken wisely, it is because the inappropriate use of antibiotics can cause several unexpected outcomes such as : bacterial resistance, the increase of medicine side effects, and medical high cost. The use of antibiotics needs to be evaluated to support the increase of the rational use of antibiotics. This study aimed at identifying the overview of rationality of antibiotics usage and the therapeutical outcome from the use of antibiotics in pediatric patients in pediatric ward at Panti Rapih Hospital of Yogyakarta. The study was analytical cross-sectional study by data collection retrospectively based on medical record data of pediatric children hospitalized in children ward at Panti Rapih Hospital of Yogyakarta in July 1 - December 31 2014 period. Data processing done descriptively analytic. Based on the evaluation of antibiotic usage according to Gyssens criteria in patients in pediatric ward at Panti Rapih Hospital of Yogyakarta in July 1 - December 31, 2014 period was obtain conclusion that the rational use of antibiotics was 54 patients (44,63 %) and irrational use of antibiotics of 67 patients (55,37 %). Irrational use of antibiotics comprised category IVA of 5 patients (4,13 %); category IVD of 34 patients (28,10 %); category IIA of 5 patients (4,13 %) and category IIB of 23 patients (19,01 %). Results of analysis of the therapeutical outcomes obtained positive results on the use of rational antibiotic and irrational antibiotic usage.
Kata Kunci : Rasionalitas, Antibiotik, Gyssens / Antibiotics, Rationality, Pediatrics, Gyssens