Laporkan Masalah

CITRA PEREMPUAN DALAM CERPEN RIRA NO ONNATACHI KARYA HAYASHI FUMIKO: TINJAUAN SOSIOFEMINIS

MAYANG AYUSTYA K, Drs. Eman Suherman, M.Hum.

2016 | Skripsi | S1 SASTRA JEPANG

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan citra perempuan yang terdapat di dalam cerpen Rira no onnatachi. Cerpen ini merupakan salah satu karya yang ditulis oleh Hayashi Fumiko dan diterbitkan di tahun 1933. Teori yang digunakan untuk mengungkapkan citra perempuan di dalam cerpen ialah teori sastra feminis tinjauan sosiofeminis. Sosiofeminis merupakan ragam kritik sastra feminis yang menitik beratkan kajiannya terhadap peran perempuan dan citra perempuan di dalam karya sastra. Penelitian diawali dengan pembacaan isi teks secara keseluruhan, dilanjutkan dengan mencocokkan citra mereka yang terdapat di dalam cerpen dengan citra yang melekat terhadap mereka di masyarakat. Citra perempuan yang terdapat di dalam cerpen ialah citra perempuan sebagai makhluk individu dan sosial. Citra perempuan sebagai makhluk individu terlihat dari gambaran yang diberikan penulis kepada tokoh perempuan baik secara fisik maupun psikis. Secara fisik mereka merupakan perempuan dewasa yang memiliki penampilan menarik dan secara psikis mereka adalah mahluk yang berpikir dan berperasaan. Citra perempuan sebagai mahluk sosial terbagi ke dalam dua bagian, yakni citra mereka di dalam keluarga dan masyarakat. Citra perempuan dalam keluarga yang ditampilkan tidak terlepas dari peran yang diemban oleh perempuan. Dalam cerpen ini, peran perempuan yang ditampilkan adalah sebagai ibu dan sebagai anak. Citra perempuan di dalam masyarakat yang ditampilkan dalam novel tampak dari hubungan antartokoh yang meliputi persahabatan, permusuhan serta perempuan di dalam pekerjaan. Melalui citra perempuan dalam masyarakat pula diketahui bahwa penulis masih mengakui dominasi laki-laki terhadap perempuan.

The aim of this research paper is to reveal woman images in Rira no onnatachi short story. Rira no onnatachi is a short story written by Hayashi Fumiko and published in 1933. This story is about women working in a restaurant named Rira. Feminist literary criticism in sociofeminist view was used to reveal those images in this short story. Sociofeminist was one part of feminist literary criticism which interest area was the role and image of women represented in literary texts. By reading the whole texts and comparing their image between real life and in the story, the images of woman could be found. There are two images of women represented this story consists of self image and social image. The women self image includes physical and psychological aspect and the women social image includes their image as family member and community member. As an individual, the women physical image that is shown is a beautiful mature woman and they are physically presented as a thoughtful and sensitive figure. Women image in a community, particularly it can be seen through their role as a mother and child in a family. Another role of women image in society can be seen through the relationship between people and among their occupation. The relationship between individuals emerges from the relation between figures, such as: friendship, enmity, and love. From this relation, it is known that the author gives the higher position to the men than women, both in the work aspect and education. In profession, they have a little luck position. Jokyuu is a modern job, but working as a jokyuu makes them not want to be accepted as the part of a group of female workers in Japan at that time and makes them realized as a group dominating men towards women. From this story too can be seen that the author admitted men domination toward women.

Kata Kunci : feminis, sosiofeminis, citra perempuan

  1. S1-2016-318399-abstract.pdf