UNSUR-UNSUR INTRINSIK CERITA ANAK AL-AKHAWATU AS-SALASU KARYA ADIL AL-GADBAN: ANALISIS STRUKTURAL ROBERT STANTON
YASMAR, Mahmudah, S.S, M.Hum
2016 | Skripsi | S1 SASTRA ARABTujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan unsur-unsur intrinsik yang ada pada cerita anak Al-Akhawtu As-Salasu karya Adil Al-Gadban beserta keterkaitan antarunsurnya dalam menghasilkan makna. Teori yang digunakan adalah teori struktural. Adapun metode yang digunakan adalah metode struktural. Berdasrkan analisis, dapat diketahui bahwa tokoh utama dalam cerita ini adalah Zahra sedangkan tokoh tambahannya adalah Khamra dan Syaqra, peri, raja muda, serta raja dan ratu. Cerita ini menggunakan alur progresif. Tahap awal mengenalkan tokoh utama Zahra yang memiliki dua saudara, tahap tengah terjadi pada peristiwa saat Zahra datang pada pesta perayaan dan tidak dikenali oleh keluarganya, serta tahap akhir menceritakan Zahra telah hidup bahagia dengan pangeran muda. Latar tempat pada cerita ini adalah ladang dan rumah, istana raja, hutan, dan istana pangeran muda. Adapun latar waktunya adalah malam, pagi, dan siang. Tema cerita ini adalah kesabaran dan pikiran positif mendukung kekuatan dalam menghadapi ujian kehidupan. Tema berhubungan dengan tokoh utama yang dikisahkan sangat menderita kemudian mendapat kebahagiaan. Cerita ini menggunakan sudut pandang orang ketiga mahatahu. Stile dan nada yang digunakan dalam cerita ini menggunakan bahasa yang sederhana yaitu bahasa sehari-hari, tidak kompleks, dan tidak konotatif. Judul cerita ini mengacu pada tokoh utama yaitu Zahra dan dua tokoh tambahan Khamra dan Syaqra. Hubungan antarunsur tersebut sangat kuat sehingga menghasilkan makna yang utuh.
This research was aimed to reveal the intrinsic elements of childrens story Al-Akhawatu As-Salasu of Adil Al-Gadban and the linkages of its elements to deliver the meaning. Theory used in this study is the structural theory and structural analysis method. Based on the result of the analysis that has been done, it can be seen that main character is Zahra, and the additional characters are Khamra and Syaqra, fairy, young prince, king and queen. This story uses progressive plot. The early stages introducing the main character Zahra who has two sisters, stage events happening at the moment Zahra come to the feast, and did not recognize his family, and the final stage telling Zahra has lived happily with the young prince. Its setting located in field and house, kings palace, forest, and palace of the young prince. The setting time is the evening, morning, and afternoon. Theme of story is patience and positive thinking supports the strength to face the test of life. This story uses the third-person perspective, omniscient. Style and tone of the language in this story is so simple. The title of story refers to the main character and two additional characters. The relationship between these elements is very strong and supports a story that generates meaning intact.
Kata Kunci : analisis struktural, cerita anak, Al-Akhawatu As-Salasu