Laporkan Masalah

TERMINAL PENUMPANG BANDAR UDARA MULTIMODA DI TEMON, KULON PROGO

EKA APRILIAWAN, Ir. Medy Krisnany-S., M.Arch

2015 | Skripsi | S1 ARSITEKTUR

Moda transportasi udara merupakan moda yang sedang berkembang. Pesawat terbang tidak hanya menghubungkan lintas dalam negeri namun juga mencakup hubugan antar negara. Indonesia merupakan negara kepulauan sehingga moda transportasi udara akan sangat membatu dalam menghubungkan antar pulau, terutama bagi Yogyakarta. Bandara Adisutjipto adalah bandara di Yogyakarta yang sekarang mengalami overcapacity dan membutuhkan bandara baru yang terletak di Temon, Kulon Progo. Lokasi bandara yang di Kulon Progo terhitung jauh dari pusat kota sehingga perlu adanya koneksi antara bandara dan kota. Dalam hal ini ada berbagai macam moda transportasi yang dapat menjadi penghubung bandara dan kota seperti kereta api, bus, kendaraan pribadi dan lainnya. Banyaknya pilihan moda transportasi menjadikan alternatif akses menuju bandara namun juga menjadi tantangan untuk mengatur dengan baik dan efisien sehingga moda transportasi satu tidak terganggu dengan moda lainnya. Dengan mengandalkan multimoda akan menjadi suatu keunggulan dari bandara baru yang ada di Kulon Progo dan menjadikan jarak yang jauh bukan lagi masalah dan menjadi solusi hubungan antarmoda.

aero transportation is a growing. Aircraft not only connects cross-country but also includes the ties between countries. Indonesia is an archipelago that aero transportation will be petrified in connecting the islands, especially for Yogyakarta. Adisucipto Airport is the airport in Yogyakarta, which is now experiencing overcapacity and needs a new airport located in Temon, Kulon Progo. Locations airports in Kulon Progo counted away from the city center so the need for a connection between the airport and the city. In this case there are various modes of transportation that can be connecting airports and cities such as trains, buses, private vehicles and others. The number of options to make alternative transportation modes access to the airport, but also a challenge to organize properly and efficiently so that the transport modes do not interfere with other modes. By relying on multimodal transportation would be an advantage of the new airport in Kulon Progo and make a long distance is no longer a problem and a solution of inter-relationships.

Kata Kunci : Bandara, Airport, Terminal Airport, Multimoda, Kulon Progo

  1. S1-2015-305307-abstract.pdf  
  2. S1-2015-305307-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-305307-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-305307-title.pdf