STRATEGI KOMUNIKASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DKI JAKARTA (Studi Kasus Terhadap Kampanye Antinarkoba di Lingkungan Pelajar dan Mahasiswa)
TANTRI ARYANI, Dr. Muhamad Sulhan, SIP. M.Si.
2015 | Skripsi | S1 ILMU KOMUNIKASIPermasalahan mengenai penyalahgunaan narkoba di wilayah DKI Jakarta merupakan permasalahan yang sangat sulit untuk diputuskan mata rantainya. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya masih banyak masyarakat yang belum menyadari bahaya dari penyalahgunaan narkoba, sulitnya melacak dan memutus jalur peredaran gelap narkoba, serta sulitnya memberikan pemahaman bagi masyarakat mengenai pentingnya program rehabilitasi bagi para korban penyalahgunaan narkoba. Pada Tahun 2014, angka prevalensi penyalahguna narkoba di Provinsi DKI Jakarta menduduki peringkat tertinggi apabila dibandingkan dengan provinsi lainnya di Indonesia. Di tahun yang sama, angka penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa DKI Jakarta pun juga menduduki peringkat tertinggi. Tingginya angka prevalensi penyalahguna narkoba di DKI Jakarta ini tentunya sangat mengkhawatirkan, mengingat para pelaku penyalahgunaan narkoba di DKI Jakarta sebagian besarnya merupakan para generasi muda.Oleh karena itu, dalam rangka mengurangi angka penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa, Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta pun turut berupaya melakukan berbagai kegiatan, salah satunya melalui kampanye antinarkoba. Melalui penelitian ini, peneliti akan mecoba memberikan paparan mengenai pengelolaan kampanye antinarkoba di lingkungan pelajar dan mahasiswa sebagai bagian dari Strategi Komunikasi yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta secara keseluruhan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode studi kasus, peneliti akan melihat secara lebih mendalam terkait pengelolaan kampanye antinarkoba di lingkungan pelajar dan mahasiswa mulai dari tahap perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Adapun data yang akan digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara mendalam, studi dokumen, dan studi pustaka.
Issues regarding to drug abuse in the area of Jakarta is a problem that is very hard to break its links. This can be caused by several factors, including many people who do not realize the dangers of drug abuse, the difficulty of tracing and cutting off illicit drug trafficking, as well as the difficulty of providing for the public understanding about the importance of the rehabilitation program for the drug abuse victims. In 2014, the prevalence number of drug users in Jakarta was in the first rank when compared with other provinces in Indonesia. In the same year, the rate of drug abuse among students of Jakarta was also in the first rank. The high prevalence of drug users in Jakarta is very worrying, considering the perpetrators of drug abuse in Jakarta was dominated by the young generation. Therefore, in order to reduce the prevalence number of drug abuse among students, Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta was also made an effort to do a variety of activities, and one of them was through anti-drug campaign. Through this study, researchers will provide an overview of the management of anti-drug campaign in the students environment as part of entire communication strategies undertaken by Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta. By using a qualitative descriptive approach and the case study method, researchers will look in depth related to the management of the anti-drug campaign in the students environment begin from the planning stage, implementation, and evaluation. The data used in this study was obtained through in-depth interviews, document studies, and literature.
Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Kampanye, Studi Kasus, Narkoba