Laporkan Masalah

ANALISIS PROSES PENYUSUNAN ANGGARAN DALAM PERSPEKTIF BIAYA TRANSAKSI (STUDI PADA PEMERINTAH KOTA PALOPO PROVINSI SULAWESI SELATAN)

NADIA HARIYANTI, Rusdi Akbar, M.Sc., Ph.D., CMA., Ak., CA

2015 | Tesis | S2 Akuntansi

ntisari Penelitian ini bertujuan untuk menilai persepsi pengguna laporan keuangan terhadap opini yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saat ini dan melakukan perbandingan bagaimana persepsi pengguna laporan keuangan keuangan terhadap opini yang telah diberikan tambahan informasi terkait materialitas, adanya standar akuntansi yang mengatur mengenai pengungkapan materialitas yang digunakan, melibatkan pengguna laporan keuangan dalam melakukan pengungkapan tingkat materialitas yang digunakan dan juga melakukan knowledge transfer kepada pengguna laporan keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survey yaitu kuisioner dengan responden anggota DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta. Data yang berhasil dikumpulkan sebanyak 32 responden yang kemudian diuji dengan menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabiltas, uji beda dengan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama ini pengguna laporan kurang memahami mengenai aspek materialitas pada pemberian opini oleh BPK. Dengan informasi tambahan terkait materialitas pada pemberian oleh BPK pengguna laporan keuangan merasa lebih memahami informasi yang terdapat dalam laporan keuangan yang telah diaudit oleh BPK selain itu pengguna laporan keuangan merasa perlu diikutsertkan dalam menentukan tingkat materialitas dan juga diperlukan knowledge transfer yaitu melalui pendidikan ataupun pelatihan agar pengguna laporan keuangan dapat memahami dengan baik informasi yang diberikan di laporan keuangan yang telah diaudit oleh BPK. Kata kunci: persepsi pengguna laporan keuangan, opini BPK, materialitas

Abstract The objective of this research is to assess perceptions of financial statement users toward current opinion issued by Supreme Audit Board (Badan Pemeriksa Keuangan/BPK) and compare how perception of financial statement users toward modified opinion which was created by adding additional information related to materiality, adding a rule in accounting standard to disclose materiality level, involving financial statement users in setting materiality level, and conducting knowledge transfer to financial statement users. This research employed survey methodology using questionnaires. Respondents of the survey were local legislators in Special Region of Yogyakarta (Daerah Istimewa Yogyakarta/DIY). There were 32 questionnaires answered. Data collected from 32 questionnaires were tested using descriptive statistic, validity test, reliability test and Wilcoxon Signed Rank Test. The result showed that financial statements users do not really understand materiality aspect in the issuance of opinion BPK. After they received additional information related to materiality, they acknowledged that they had better understanding of information stated in financial statements audited by BPK. In addition, financial statements users thought that they need to be involved in setting materiality levels. They also thought that they need knowledge transfer through training or workshop to improve their understanding of information stated in financial statements audited by BPK. Keywords: financial statement users’ perception, BPK’s opinion, materiality

Kata Kunci : Kata kunci: persepsi pengguna laporan keuangan, opini BPK, materialitas

  1. S2-2015-343385-abstract.pdf  
  2. S2-2015-343385-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-343385-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-343385-title.pdf