Laporkan Masalah

Fleksibilitas Pemanfaatan Ruang Pada Permukiman Rawan Banjir Kampung Pulo, Jakarta Timur

FREDDY MASITO S., Prof. Ir. Sudaryono, M.Eng., Ph.D ; Ir. Didik Krisitiadi, MLA., M.Arch.UD.

2015 | Tesis | S2 Perencanaan Kota dan Daerah

Kampung Pulo merupakan permukiman dengan kepadatan yang sangat tinggi seperti permukiman kumuh lainnya. Dengan luas wilayah 8 Ha mayoritas pemanfaatan yang ada hampir sepenuhnya untuk lahan terbangun. Selain itu, mayoritas permukiman di Kampung Pulo sebagian besar bangunan berlantai 2, hal ini dipengaruhi oleh tingkat kerawanan banjir yang tinggi. Banjir yang seolah sudah bersifat rutin membuat keadaan masyarakat seperti terbiasa dengan banjir yang datang. Masyarakat sudah melakukan strategi adaptasi dalam menghadapi banjir yang ada. Adaptasi dilakukan masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan dan strategi untuk bertahan hidup pada permukiman mereka yang termasuk kedalam permukiman rawan banjir. Dengan adanya adaptasi yang dilakukan masyarakat menyebabkan adanya perbedaan fungsi dan pemanfaatan ruang yang ada pada kondisi tidak banjir dengan kondisi banjir, sehingga menyebabkan terjadinya dinamika fungsi dan pemanfaatan ruang yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan fleksibilitas pemanfaatan ruang yang ada di permukiman rawan banjir di Kampung Pulo Lokasi penelitian ini berada di Kampung Pulo yang terletak di Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur sebagai lokasi kampung yang memiliki tingkat kerawanan banjir yang sangat tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian induktif kualitatif dengan menggunakan fenomenologi sebagai pendekatan karena peneliti berusaha untuk mengungkapkan sedalam mungkin, menggambarkan dan menganalisis kenyataan sesuai yang terjadi dan makna yang ada di balik kejadian – kejadian tersebut Adapun narasumber dalam penelitian ini berjumlah 32 orang yang bertempat tinggal di Kampung Pulo karena peneliti merasa sudah mendapatkan jawaban yang serupa (jenuh) dari para narasumber. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa fleksibilitas yang terjadi di Kampung Pulo terjadi di ruang publik dan ruang privat, serta dapat dikelompokkan menjadi 2, yaitu fleksibilitas vertikal dan horizontal. Selain itu fleksibilitas pemanfaatan ruang juga terjadi dalam 3 waktu, yaitu dalam keadaan tidak normal, akan banjir dan dalam keadaan banjir.

Kampung Pulo is a residence with high density like the other slums. Beside it, there are much building with 2nd floor at kampung pulo residence, it because its flood-prone level is high. The flood which is like routine make citizen familiar with the flood. Citizen have done adaptation strategy to face the flood. Adaptation which the citizen do is for adapt with the environment and it is a strategy to survive at their residence include flood-prone residence. With the adaptation which citizen do, it cause difference of space utilization and its function in flood condition and not-flood condition, so it make space utilization and function dynamics that it have. Object of this research is (1) to know space utilization at the not-flood condition and flood condition in flood-prone residence in Kampung Pulo, and (2) to find flexibility of space utilization that flood-prone residence have in Kampung Pulo. This research location is at Kampung Pulo, Kampung Melayu sub-district, East Jakarta as a village which is highly flood-prone. This research is qualitative inductive research which use phenomenology as an approach caused of researcher try to uncover profusely, explain and analysis the fact and the meaning of events. The amount of Interviewees in this research is 32 people who live in kampung pulo because researcher have got similar answer from that interviewees. This research result refer that flexibility of Kampung Pulo created in public space and private space, and it can be categorized by 2 category, they are vertical flexibility and horizontal flexibility. Besides it, flexibility of space utilization created in 3 times, they are in the abnormal situation, would flood situation and in flood situation.

Kata Kunci : Fleksibilitas, Permukiman Rawan Banjir

  1. S2-2015-353854-abstract.pdf  
  2. S2-2015-353854-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-353854-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-353854-title.pdf