PENGARUH PERCEIVED FAIRNESS TERHADAP BURNOUT, TURNOVER INTENTION, DAN JOB SATISFACTION AUDITOR (STUDI PADA AUDITOR BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA)
IVAN ARDIAN SANI, Prof. Bambang Riyanto, L.S., MBA., Ph.D.
2015 | Tesis | S2 Sains AkuntansiPenelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi apakah hubungan interaksi antara auditor dan instansi audit berpengaruh terhadap burnout, job satisfaction, dan turnover intention auditor. Penelitian terdahulu telah menginvestigasi antecedent, konsekuensi, dan strategi memitigasi burnout namun masih jarang yang menginvestigasi burnout dari sisi hubungan interaksi antara auditor dengan organisasi tempatnya bekerja. Penelitian ini memberikan temuan bahwa hubungan interaksi auditor dengan instansi audit tempatnya bekerja berpengaruh terhadap tingkat burnout yang dialami serta berdampak pula pada output kinerja auditor seperti turnover intention. Penelitian ini konsisten dengan penelitian dari Parker dan Kohlemeyer (2005) dan Herda dan Lavelle (2012) yang menyatakan bahwa fairness akan berdampak pada tingkat burnout yang dialami auditor. Penelitian ini juga membuktikan secara empiris bahwa burnout membawa dampak buruk bagi auditor karena dapat mengakibatkan menurunnya job satisfaction dan meningkatkan turnover intention. Penelitian ini tidak menemukan bukti empiris bahwa hubungan interaksi antara auditor dan instansi audit berpengaruh terhadap job satisfaction auditor. Penelitian ini melengkapi model penelitian Herda dan Lavelle (2012) dengan menambahkan variable job satisfaction. Penelitian ini menjadi penting karena menggunakan sampel penelitian auditor pemerintah yakni auditor BPK. Penelitian sebelumnya menginvestigasi burnout dari sudut pandang internal auditor (Larson et al., 2005), akuntan publik (Almer dan Kaplan, 2003), dan akuntan managemen (Gavin dan Dileepan, 2002).
This study aims to investigate auditor�s relationship with their firm and its effect to burnout, job satisfaction, dan turnover intention. Previous research has investigated antecedent, consequencies, and strategy to mitigate burnout but has not consider how relationship between auditor and their firm can affect to burnout, job satisfaction, dan turnover intention. This study shows that relationship between auditor and their firm that represented with variable perceived fairness negatively related to burnout dan turnover intention. This study also consistent with the previous research from Herda and Lavelle (2012) and Parker and Kohlemeyer (2007) that find burnout bring negative impact such as low job satisfaction and increasing turnover intention. This study doesn�t find empirical evidence that show perceived fairness has effect to auditor job satisfaction. This study complementing research from Herda and Lavelle (2012) with adding job satisfaction to the research model. This study also bring new perspective from auditor from The Audit Board of Indonesia. Previous research has investigated burnout from internal auditor (Larson et al., 2005), public accountant (Almer dan Kaplan, 2003), and management accountant (Gavin dan Dileepan, 2002).
Kata Kunci : Burnout Auditor; Government Auditor, Perceived Fairness, Job Satisfaction, Turnover Intention, Social Exchange Theory