Hubungan antara Kecemasan Dental dengan Status Karies Gigi pada Anak (Kajian pada Anak Usia 9-12 Tahun di Klinik Kedokteran Gigi Anak Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada)
RICCA MELATI J, drg. Yuni Pamardiningsih, M.Kes ; drg. Sri Widiati, MPH
2015 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER GIGIKaries gigi merupakan penyakit gigi dan mulut yang prevalensinya sangat tinggi dan memiliki berbagai penyebab, salah satunya kecemasan dental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan dental dengan karies gigi pada anak usia 9-12 tahun di klinik Kedokteran Gigi Anak Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian cross sectional. Subjek berjumlah 65 anak usia 9-12 tahun yang mengunjungi klinik Kedokteran Gigi Anak FKG UGM. Pada penelitian ini, digunakan alat ukur modifikasi kuesioner kecemasan dental Children's Fear Survey Schedule-Dental Subscale (CFSS-DS) dan Corah's Dental Anxiety (CDA). Status karies gigi diukur dengan indeks DMFS (Decayed, Missing, and Filled Surface). Uji hipotesis menggunakan analisis regresi linier sederhana dan analisis korelasi Pearson Product Moment dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil analisis korelasi Pearson Product Moment menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan dental dengan karies gigi pada anak yang mengunjungi klinik Kedokteran Gigi Anak FKG UGM Yogyakarta (r=0,057; p=0,63). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara kecemasan dental dengan karies gigi pada anak usia 9-12 tahun di klinik Kedokteran Gigi Anak FKG UGM Yogyakarta.
Dental caries is a very high prevalence of oral disease and has a variety of causes, one of which dental anxiety. This study was aimed to identifiy the relationship between dental anxiety and dental caries in children aged 9-12 years in clinic of Pediatric Dentistry Gadjah Mada University Faculty Of Dentistry. This study used the cross sectional approach. The subject of this research are 65 children aged 9-12 years who visiting the clinic of Pediatric Dentistry Gadjah Mada University Faculty Of Dentistry. The instruments used in this study were questionnaire modification of Children's Fear Survey Schedule-Dental Subscale (CFSS-DS) and Corah's Dental Anxiety (CDA). Status of dental caries is measured by DMFS (Decayed, Missing, and Filled Surface). Hypothetical measurement conducted using simple Linear Regression and the Pearson Product Moment Correlational with 95% level of confidence. The result of this study showed that there was no significant relationship between dental anxiety and dental caries in children aged 9-12 years who visiting the clinic of Pediatric Dentistry Gadjah Mada University Faculty Of Dentistry Yogyakarta (r=0,057; p=0,63). The conclusion of this study there was no relation between dental anxiety and dental caries in children aged 9-12 years in clinic of Pediatric Dentistry Gadjah Mada University Faculty Of Dentistry Yogyakarta.
Kata Kunci : dental anxiety, DMFS, dental caries