Perancangan dan Analisis Perangkat Panggung Pertunjukan Bayangan Tiga Dimensi dengan Layar Berkurva
HIMAWAN WIDIYANTO, Dr. Gea Oswah Fatah Parikesit, S.T., M.Sc.;Ir. Susetyo Hario Putero, M.Eng.
2015 | Skripsi | S1 TEKNIK FISIKAPertunjukan bayangan merupakan demonstrasi dengan penggunaan bayangan sebagai objek utama yang dipertontonkan. Dalam pertunjukan bayangan, pergerakan bayangan yang dilihat oleh penonton masih terbatas pada layar penampil. Bayangan masih ditampilkan bergerak searah lebar dan tinggi layar. Untuk meningkatkan arah pergerakan bayangan dapat digunakan metode penayangan secara stereo yang dikombinasikan dengan penggunaan layar berkurva sebagai media penampil pertunjukan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dua set panggung pertunjukan bayangan. Set panggung pertama merupakan rancangan yang digunakan untuk mendapatkan analisis pengaruh dari pergerakan objek dan pengamat terhadap posisi bayangan 3D, untuk beberapa variasi radius layar berkurva. Set panggung kedua merupakan rancangan yang mempertimbangkan aspek kenyamanan pengamat. Aspek kenyamanan ditentukan oleh dua parameter, yakni subtended angle dan sudut parallax. Parameter pertama, Subtended angle akan menentukan hubungan antara ukuran layar dan jarak pengamat terhadap layar. Parameter kedua, sudut parallax akan menentukan batas pergerakan objek pada set pertunjukan. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa ketika radius layar berkurva diperbesar, maka ukuran dari set pertunjukan akan semakin besar pula. Selain itu, semakin besar variasi radius layar, maka semakin besar pula daerah pergeseran objek yang terbentuk. Ketika daerah pergeseran objek semakin besar maka pergerakan bayangan 3D semakin terasa oleh pengamat.
Shadow play is a performance which uses shadow as the main attraction. In shadow play, the shadow's movement that is seen by the audience is limited. It makes the shadows are only able to move in width and height directions of the screen. Increasing in direction of the shadow's movement can be done using stereoscopic 3D method that is combined with curved screen as its display. The aim of this research is to design and analyze two kind of stage sets. The first stage set is designed and analyzed to obtain the effect of observer's and object's position in various curved screen radius to the position of 3D shadow that is perceived by the observer. The second stage set is aimed to satisfy the observer's comfortable requirements. In the second stage set, two parameters are needed to define the observer's comfortable requirements. Those are subtended and parallax angles. Subtended angle will determine the relation between the screen size and the distance of the observer from screen, while parallax will determine the boundary of object's movement. The result of this research is when the curved screen radius is extended, it makes a wider dimension stage set. Besides, when the variation of the screen radius is also extended, the boundary of object's movement that is acceptable in the 3D shadow also becomes wider that results the 3D shadow movement is more felt.
Kata Kunci : Pertunjukan bayangan, anaglyph 3D, layar berkurva, subtended angle, sudut parallax