Laporkan Masalah

KAJIAN PEMANFAATAN ALUN-ALUN SEBAGAI RUANG PUBLIK DI KOTA CIREBON

ISTI ANISYA, Dr. Lutfi Muta'ali, M.T.; Joni Purwo Handoyo, S.Si., M.Sc.

2015 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Ruang publik merupakan suatu ruang yang dapat diakses secara bebas oleh seluruh lapisan masyarakat dengan tujuan untuk menciptakan hubungan saling berinteraksi. Permasalahan saat ini yang terjadi pada daerah perkotaan yaitu adanya pembatasan terhadap akses pemanfaatan ruang publik. Hal ini disebabkan karena sebagian besar jenis ruang publik tersebut bersifat komersil. Dalam hal ini, alun-alun merupakan suatu jenis ruang publik yang paling ideal, karena dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat secara bebas. Terkait dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi karakteristik pelaku yang terlibat di dalam ruang publik alun-alun, (2) mengidentifikasi karakteristik aktivitas pemanfaatan alun-alun, dan (3) menganalisis faktor-faktor terkait aktivitas pemanfaatan alun-alun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bertujuan untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian secara holistik dengan cara mendeskripsikan dalam bentuk kata-kata dan bahasa pada suatu konteks khusus yang alamiah dengan memanfaatkan berbagai metode. Unit analisis dalam penelitian ini adalah beberapa individu dengan teknik penentuan sampel nonprobabilitas secara aksidental. Terkait dengan penggunaan metode tersebut, peneliti bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan alun-alun sebagai ruang publik berdasarkan data yang didapat dari hasil observasi, wawancara tentang pendapat pengguna alun-alun, studi pustaka, dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan bahwa karakteristik pelaku yang terlibat di dalam ruang publik alun-alun, yaitu pihak pengelola (Dinas Bappeda, Dinas Pekerja Umum, Dinas Pertamanan, dan Dinas Kebersihan), pihak pengguna non komersil (pengunjung), dan pihak pengguna non komersil (PKL, tukang parkir, dan tukang becak); adanya karakteristik aktivitas pemanfaatan alun-alun yang terdiri dari aktivitas pemanfaatan kegiatan reguler (kegiatan sosial seperti aktivitas berkumpul bersama, kegiatan berolahraga, dan kegiatan ekonomi seperti kegiatan bazar) dan aktivitas pemanfaatan kegiatan non reguler (kegiatan keagamaan seperti kegiatan ceramah dan kegiatan budaya seperti kegiatan memperingati sejarah kota); serta terdapat faktor-faktor terkait aktivitas pemanfaatan alun-alun, yaitu rendahnya pemahaman warga masyarakat kota terhadap fungsi alun-alun, adanya komunitas, kondisi keruangan alun-alun, aksesibilitas, dan harapan terkait pemanfaatan alun-alun di masa yang akan datang.

Public space is a space that can be freely accessed by all levels of society to create mutual interaction among the citizens. The problem that occurs in urban area is the access of public space becomes limited, because there are lot of commercial public spaces that can only be enjoyed by certain group. A square is the most ideal type of public space because it can be enjoyed freely by all citizens. Thus, this research aim: (1) to identify the characteristic of square's actors, (2) to identify the utilization activity characteristic of square, and (3) to analyze the factors that related to the utilization of square. This research used qualitative method that aimed to understand the phenomenon of what is experienced by the research subjects in holistic way by describing into words in a naturally specific context using various methods. The unit of analysis in this research were individuals, used the method of nonprobability sampling with accidental sample technique. In order to, the researcher aimed to analyze the utilization of square as public space based on the data obtained from the observation, indepth interview, literature study, and documentation. The results of this research showed there are three characteristics of the actor's square: stakeholder (Bappeda institution, PU instiution, the landscape gardening institution, and the cleanliness institution), non commercial user (visitor), and commercial user (vendor, parking attendant, and pedicab driver); there are two characteristics of square's utilization which consists of regular activity (social activity such as gathering together, sport activity, and economic activity such as bazaar) and non regular activity (religius activity such as lectures and cultural activity such as celebrated the history of Cirebon city); and the factors related to the activity of square's utilization are the lower of people's knowledge about square's utilization, the square's community, square space's condition, accessibility, and the hopes about square's utilizaton in the future.

Kata Kunci : perkotaan, ruang publik, alun-alun/ urban area, public space, square

  1. S1-2015-313649-abstract.pdf  
  2. S1-2015-313649-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-313649-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-313649-title.pdf