Pengaruh Ibu Bekerja terhadap Obesitas Anak Sekolah Dasar di Yogyakarta
RAFIFA FATHI DHIANIKA, Th. Ninuk Sri Hartini, MS. Ph.D; Fahmy Arif Tsani, S.Gz., M.Sc, Dietisien
2015 | Skripsi | GIZI KESEHATANLatar Belakang: Obesitas pada anak merupakan salah satu masalah gizi yang telah menjadi epidemi global. Obesitas pada masa anak dapat meningkatkan kejadian mortilitas dan morbiditas baik pada masa anak-anak maupun pada saat sudah dewasa. Penyebab obesitas pada anak bersifat multifaktor diantarannya karakteristik ibu. Di era globalisasi dan urbanisasi, kebutuhan ekonomi yang semakin meningkat mengakibatkan biaya hidup lebih tinggi dan besarnya kemungkinan untuk pengeluaran tak terduga. Hal ini mendorong ibu untuk bekerja agar dapat menambah pendapatan keluarga. Salah satu dampak negatif dari ibu yang bekerja adalah ketelantaran anak sehingga anak akan bergantung pada pengasuh yang belum tentu memiliki keterampilan dan pengalaman mengurus anak sehingga dikhawatirkan pemenuhan gizi anak yang kurang diperhatikan dan mengakibatkan obesitas Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berat badan lahir dan ibu bekerja terhadap obesitas pada anak sekolah dasar di Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini termasuk penelitian analitik (case control). Anak dengan status gizi obesitas menurut WHO z-score (IMT/U) dibandingkan dengan kelompok status gizi normal menurut WHO z-score (IMT/U) dan dilakukan matching jenis kelamin dan usia. Jumlah subjek pada masing-masing kelompok adalah 40. Analisis statistik yang digunakan adalah korelasi Spearman Rank. Hasil: Tidak terdapat pengaruh langsung antara status, durasi, jenis, lokasi, dan sistem pembayaran pekerjaan ibu terhadap obesitas (p > 0,05). Terdapat pengaruh secara bersamaan antara status pekerjaan ibu, pendidikan ibu, dan perawat anak jika ibu bekerja dan/atau bepergian terhadap obesitas anak sekolah dasar (p < 0,05) Kesimpulan: Ibu bekerja tidak terbukti memiliki pengaruh terhadap obesitas anak sekolah dasar di Yogyakarta.
Background: Childhood obesity is a nutritional problem that has become a global epidemic. Childhood obesity could increase one’s mortality and morbidity incidence both in childhood and adulthood. The cause of childhood obesity is multifactorial including maternal characteristics. Nowadays, globalization and urbanization increases economic needs resulting in a higher cost of living and higher chance of unexpected expenses. The condition encourages mothers to work in order to augment the family income. The negatif impact of maternal employment is child neglect where the child will tend to rely on their caregivers who may not have the skills and experience of caretaking hence child’s nutrition is feared to be payed less attention which then leads to obesity Objectives: The study aims to analyze the effect of maternal employment on obesity among primary school student in Yogyakarta. Methods: Analytical restrospective (case-control) method was used in this study. Children with obesity according to WHO z-score (BMI/Age) were compared with age- and gender-matched control subject of those who are normal according to WHO z-score (BMI/Age) with each subject of 40. The statistikal analysis used was Spearman Rank test. Result: This study founds no direct correlation between status, types, duration, location, and wage payment system of maternal employment and obesity among primary school student (p > 0,05). However there is a correlation between maternal employment status, maternal education, and child’s caregiver when mothers are at work and/or not around with obesity among primary school student (p <0,05). Conclusion: Maternal employment were not shown to have an effect on childhood obesity among primary school in Yogyakarta.
Kata Kunci : ibu bekerja, status bekerja, durasi bekerja, perawat anak, obesitas, anak, maternal employment, employment status, employment duration, caregivers, obesity, childhood