Laporkan Masalah

STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PEMBERDAYAAN ANAK-ANAK RAWAN (VULNERABLE CHILDREN) (Studi Deskriptif Strategi Komunikasi Lembaga Swadaya Masyarakat Project Child Indonesia dalam Pemberdayaan Anak-anak Rawan di Kricak Kidul Yogyakarta melalui Program Sekolah Sungai pada Januari-Juli 2015)

SYLVIA S. FIESTA RIA, Vulnerable Children, Project Child Indonesia, Communication Strategy

2015 | Skripsi | S1 ILMU KOMUNIKASI

Anak-anak merupakan faktor penting dalam membangun dan mengubah sebuah generasi. Namun pada praktiknya permasalahan anak-anak rawan belum mendapat perhatian yang layak dari berbagai pihak terutama pemerintah, padahal anak-anak tidak mampu membela hak-hak mereka tanpa bantuan orang dewasa. Karena itu pemberdayaan anak menjadi solusi yang paling efektif dalam membela dan melindungi hak mereka. Semangat untuk membantu anak-anak yang secara sosial termarjinalkan ini yang kemudian menjadi fokus kerja dari Lembaga Swadaya Masyarakat Project Child Indonesia dalam mencapai visi dan misi organisasi. Dalam melakukan pemberdayaan terhadap anak-anak rawan, Project Child Indonesia bersandar pada tiga fokus utama yaitu, pendidikan, kesehatan, dan mitigasi bencana. Ketiga fokus ini dipilih berdasarkan permasalahan yang ada dalam lingkungan anak-anak di Kricak Kidul Yogyakarta. Berbagai program pemberdayaan yang disusun dan diimplementasikan tentunya membutuhkan pendekatan komunikasi yang sesuai dan dapat menjembatani maksud dan tujuan kedua belah pihak. Maka dari strategi komunikasi menjadi penting untuk mencapai tujuan program pemberdayaan. Metode studi deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan strategi-strategi komunikasi yang digunakan Project Child Indonesia dalam melakukan pemberdayaan terhadap anak-anak rawan di Kricak Kidul Yogyakarta. Selain itu, melalui penelitian ini akan dapat dilihat tahap-tahap dari strategi komunikasi yang dilakukan Project Child Indonesia.

Children are very important factor in developing and changing a generation. Even so, in reality it is seen that the issue of vulnerable children have not yet touched the attention of many, especially the government. Though, children are not capable to defend their rights by themselves without any adult's assistance. Because of that reason, children empowerment becomes the most effective solution in defending and protecting children rights. The passion to help children that are socially marginalized then becomes the focus of the work of Project Child Indonesia as a civil society organization, in achieving its vision and mission. In the process of empowering the vulnerable children, Project Child Indonesia lies upon three main focuses. These three focuses are education, health, and disaster mitigation. These three focuses are chosen based on the main issue within the community of children in Kricak Kidul Yogyakarta. Many of the programs that are being developed and implemented certainly require a suitable communication approach that is in line with the intention and the objective of both sides that are involve in the issue. For that reason, communication strategy becomes an important way to achieve the goals of the empowerment programs. The descriptive study method is used to describe the communication strategies that are used by Project Child Indonesia in empowering the vulnerable children in Kricak Kidul Jogjakarta. Furthermore, this research also shows the strategies and the steps that are conducted by Project Child Indonesia.

Kata Kunci : Anak-anak rawan, Project Child Indonesia, Strategi Komunikasi

  1. S1-2015-314345-abstract.pdf  
  2. S1-2015-314345-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-314345-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-314345-title.pdf