PENGARUH PENALARAN MORAL, RETALIASI DAN EMOSI NEGATIF TERHADAP KECENDERUNGAN INDIVIDU UNTUK MELAKUKAN WHISTLEBLOWING
MEITA LARASATI, Dr. Supriyadi, M.Sc.
2015 | Tesis | S2 Sains AkuntansiTujuan dari penelitian ini adalah menginvestigasi pengaruh penalaran moral dan kekuatan retaliasi terhadap kecenderungan individu untuk melakukan whistleblowing. Selain itu, peneliti juga mengobservasi dan menguji secara empiris mengenai pengaruh emosi negatif (rasa bersalah dan rasa malu) terhadap kecenderungan individu untuk melakukan whistleblowing. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menggunakan instrumen kuesioner. Kuesioner didistribusikan kepada 56 auditor internal yang bekerja pada semua Universitas Negeri yang berada di wilayah Yogyakarta. Semua kuesioner yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan regresi berganda. Terdapat empat hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini. Penelitian ini memberi bukti empiris yaitu penalaran moral, retaliasi dan rasa bersalah berpengaruh dan signifikan terhadap kecenderungan individu untuk melakukan whistleblowing. Sedangkankan rasa malu tidak berpengaruh signifikan terhadap kecederungan individu untuk melakukan whistleblowing.
The purpose of this study was to investigate the effect of moral reasoning and retaliation on their propensity to blow the whistle (PBW). Researcher also observed and examined empirically the effects of negative emotion (guilt and shame) on their propensity to blow the whistle (PBW). The respondents in this study using purposive sampling technique. This study used a survey method using a questionnaire. The questionnaire were distributed to 56 internal auditors who worked on State University located in Yogyakarta. All questionnaire were analyzed using multiple regression. There are four hypotheses proposed in this study. This study provides empirical evidence that moral reasoning, retaliation and guilt effected the propensity to blow the whistle. This study was not found a significant effect between shame and propensity to blow the whistle.
Kata Kunci : Auditor Internal, Penalaran Moral, Retaliasi, Rasa Bersalah, Rasa Malu, Whistlblowing