Laporkan Masalah

EKONOMI POLITIK MEDIA CETAK DI KALIMANTAN SELATAN (Studi Kasus Strukturasi dan Spasialisasi Dalam Surat Kabar Harian Banjarmasin Post dan Kalimantan Post)

NINING NADYA RUKMANA, Novi Kurnia, M.Si., M.A., Ph.D

2015 | Tesis | S2 Ilmu Komunikasi

Banjarmasin Post dan Kalimantan Post adalah dua surat kabar harian yang terbit di Kalimantan Selatan sejak Era Orde Baru dengan latar belakang sejarah yang berbeda. Banjarmasin Post adalah surat kabar lokal yang besar karena naungan media nasional yakni jaringan Tribun, sedangkan Kalimantan Post dikelola sendiri oleh masyarakat lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mendiskripsikan strategi ekonomi politik masing-masing media, terutama praktik strukturasi dan spasialisasi yang menjadi alasan kedua media ini mampu bertahan seperti sekarang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus yang bersifat deskriptif kualitatif.Narasumber dalam penelitian ini berjumlah 6 orang.Untuk Banjarmasin Post ada 4 orang yakni pihak Manajer Redaksi, Sirkulasi, Senior Sell Intern dan PSDM.Sedangkan untuk Kalimantan Post ada 2 orang yakni dari pihak Pimpinan Redaksi dan Kepala SDM.Fokus penelitian ini adalah aspek strukturasi dan spasialisasi yang diterapkan masing-masing media dalam mempertahankan eksistensinya.Teknik analisa data yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan mengumpulkan data yang diperoleh dari wawancara, observasi langsung dan studi pustaka. Dari temuan data dan analisis penelitian sangat kental dengan nuansa ekonomi politik, terutama strukturasi dan spasialisasi.Dari sisi strukturasi, dapat ditemui adanya dominasi aktor sebagai pemilik media sangat menentukan arah kebijakan serta isi pemberitaan media. Dimana pemegang saham terbesar di Banjarmasin Post adalah Indopersda Kelompok Kompas Gramedia (KKG), sedangkan pemilik Kalimantan Post adalah pengusaha lokal dan mantan politisi partai Golkar. Dari sisi spasialisasi, karena Banjarmasin Post adalah anak KKG yang memiliki modal besar sehingga berhasil membangun diversifikasi produk yakni surat kabar Metro Banjar, tabloid Serambi Ummah dan majalah B Magazine. Sedangkan Kalimantan Post karena memiliki modal yang terbatas, hanya fokus pada strategi perluasan wilayah distribusi.

Banjarmasin Post and Kalimantan Post are two daily newspapers published in South Kalimantan since the New Order era with a different historical background. Banjarmasin Post is a great local newspapers because the national media auspices Tribune network, while Kalimantan Post managed by local communities. The purpose of this study was to assess and describe the strategy of the political economy of each media, especially the practice of structuration and spatialization is the reason for both the media is able to survive as it is now. The method used is descriptive case studies qualitatively. Resource persons in this study amounted to 6 people. For Banjarmasin Post No 4 which the Editorial Manager, Circulation, Sell Senior Intern and HRD. As for the Kalimantan Post that there were two people from the Editor in Chief and Head of HRD. The focus of this research is the aspect of structuration and applied spatialization each media in maintaining its presence. Data analysis performed by the researchers is to collect data obtained from interviews, direct observation and literature. From the findings of research data and analysis of very thick with the nuances of political economy, especially structuration and spatialization. In terms of structuration, can be found dominance actor as media owners determine the direction of policy as well as media content. Where the largest shareholder in Banjarmasin Post is Indopersda Kompas Gramedia Group (KKG), while the owner Kalimantan Post is a local businessman and former Golkar politician. In terms of spatialization, because Banjarmasin Post is a child who has a large capital KKG so successfully built a diversified product that Metro Banjar newspaper, Serambi Ummah tabloid, and B magazine magazine. While Kalimantan Post because it has limited capital, just focus on the strategy of expanding distribution area.

Kata Kunci : Media Lokal, Ekonomi Politik, Strukturasi, Spasialisasi

  1. S2-2015-342230-abstract.pdf  
  2. S2-2015-342230-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-342230-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-342230-title.pdf