Laporkan Masalah

PENYERAHAN BARANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN KEPADA PEMENANG LELANG (STUDI KASUS RISALAH LELANG NOMOR 171/2012 KPKNL YOGYAKARTA)

RR.FARAHDILAH ROESAN, Dwi Haryati, S.H., M.H.

2015 | Tesis | S2 Kenotariatan

Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis pelaksanaan penyerahan barang bagi pemenang lelang dalam lelang Hak Tanggungan; untuk mengetahui kendala dalam eksekusi Hak Tanggungan dan untuk mengetahui penyelesaian terhadap penyerahan barang Hak Tanggungan. Jenis penelitian ini deskriptif, yaitu suatu cara atau prosedur yang digunakan untuk memecahkan masalah dengan terlebih dahulu meneliti data sekunder yang ada kemudian dilanjutkan dengan penelitian terhadap data primer di lapangan. Data penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Responden dalam penelitian adalah Kepala Bagian Kredit Bank Rakyat Indonesia Cabang Pembantu Gedongkuning, Debitur Kredit Bank Rakyat Indonesia Cabang Pembantu Gedongkuning, Pejabat Lelang, Pemenang Lelang, dan Ketua Pengadilan Negeri Bantul, sedangkan narasumber adalah Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Yogyakarta. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Berdasarkan hasil penelitan dan pembahasan yang telah penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa pertama, Pelaksanaan penyerahan barang bagi pemenang lelang dalam lelang hak tanggungan dalam perkara antara Adi Nugroho dengan Nyonya Sukaryati tidak berjalan sebagaimana mestinya. Adi Nugroho secara de jure telah mempunyai hak atas obyek lelang namun secara de facto belum, karena obyek lelang masih dikuasai oleh debitur. Kendala yang dihadapi dalam proses penyerahan hasil eksekusi lelang hak tanggungan yang pertama dengan sistem parate eksekusi obyek lelang belum disita, sehingga tidak dapat langsung dieksekusi. Kedua, debitur mengajukan gugatan perlawanan sehingga permasalahan semakin bertambah. Penyelesaian terhadap penyerahan barang Hak Tanggungan yang dilakukan oleh Adi Nugroho melalui upaya-upaya somasi, negosiasi, dan meminta penetapan pengadilan.

This study aims to determine and analyze the implementation of the delivery of goods to the winning bidder in the auction Encumbrance; to know the constraints in the execution Mortgage and to find a solution to the delivery of goods Mortgage. This type of research is descriptive, which is a method or procedure used to solve the problem by first examining secondary data that is then followed by a study of primary data in the field. Data this study uses primary data and secondary data. Respondents in this research was Head of Credit Bank Rakyat Indonesia Branch Gedongkuning, Credit Debtor Bank Rakyat Indonesia Branch Gedongkuning, Official Auction, Auction Winner, and the Chairman of the Court of Bantul, while the informant is the Head of the State Property Office and Auction Yogyakarta. Analysis of the data used in this study is qualitative. Based on the results of research and discussion that has been done can be concluded that the first implementation of the delivery of goods to the winning bidder in the auction of a security interest in the case between Adi Nugroho by Mrs Sukaryati not run properly. Adi Nugroho de jure has a right to object, but de facto auction yet, because the object of the auction is still dominated by the debtor. Constraints faced in the delivery process execution results of the first auction encumbrance parate execution system with the object of the auction has not been seized, so it can not be immediately executed. Second, the debtor filed for resistance so that the problem is increasing. Completion of the delivery of goods Encumbrance conducted by Adi Nugroho through the efforts of subpoena, negotiation, and request a court warrant.

Kata Kunci : Penyerahan, Eksekusi, Hak Tanggungan, Lelang

  1. S2-2015-338447-abstract.pdf  
  2. S2-2015-338447-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-338447-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-338447-title.pdf