pengaruh sikap konsumen terhadap produk counterfeit pada niat beli ulang
NUGRAHA NGESTI W., shellyana Junaedi
2015 | Tesis | S2 ManajemenIndustri fashion merupakan industri bisnis yang terbilang sangat besar dan perkembangan industri fashion yang sangat dinamis. Pada industri fashion, terutama pada kategori high fashion brand, investasi yang dilakukan bertujuan untuk membangun merek yang eksklusif. Namun semakin perusahaan berinvestasi dalam membangun merek yang mewah, maka semakin besar kemungkinan merek tersebut akan dipalsukan. Menurut data yang didapat oleh penulis melalui peneliti terdahulu menunjukan bahwa semakin sebuah produk memiliki kesuksesan dan ketenaran atas nama merenya, maka semakin membuka peluang atas timbulnya produk tiruan di masyarakat. Pertimbangan konsumen dalam membeli suatu produk fashion adalah mengenai harga dan kesadaran suatu merek pada produk tersebut. Berangkat dari hal tersebut, maka penulis menduga bahwa ada beberapa alasan konsumen membeli produk tiruan bermerek mewah. Oleh karena itu, penulis pada penelitian ini akan menganalisa pengaruh sikap dan niat beli konsumen pada produk tiruan bermerek mewah di Yogyakarta. Variabel-variabel yang digunakan oleh penulis untuk menganalisa sikap dan niat beli konsumen adalah variabel kesadaran merek, kepuasan pribadi, kesadaran nilai, kesimpulan dalam kualitas harga, lingkungan sosial, prestise suatu merek, level of consumers' favourableness, persepsi konsumen dari produk atribut, persepsi konsumen dari manfaat yang diperoleh dan sikap konsumen terhadap intensitas pembelian produk tiruan bermerek mewah. Dari hasil pengolahan dan analisis data, menunjukkan bahwa setiap variabel; yang telah dianalisis oleh penulis menunjukan pengaruh positif dan pengaruh negatif terhadap niat beli produk tiruan bermerek mewah. Pengaruh lingkungan salah satu variabel yang memberikan pengaruh positif terhadap konsumen dalam melakukan pembelian produk tiruan bermerek mewah dan variabel seperti kesaran merek merupakan salah satu variabel yang memilik pengaruh negatif terhadap niat beli konsumen terhadap produk tiruan bermerek mewah.
Industri fashion merupakan industri bisnis yang terbilang sangat besar dan perkembangan industri fashion yang sangat dinamis. Pada industri fashion, terutama pada kategori high fashion brand, investasi yang dilakukan bertujuan untuk membangun merek yang eksklusif. Namun semakin perusahaan berinvestasi dalam membangun merek yang mewah, maka semakin besar kemungkinan merek tersebut akan dipalsukan. Menurut data yang didapat oleh penulis melalui peneliti terdahulu menunjukan bahwa semakin sebuah produk memiliki kesuksesan dan ketenaran atas nama merenya, maka semakin membuka peluang atas timbulnya produk tiruan di masyarakat. Pertimbangan konsumen dalam membeli suatu produk fashion adalah mengenai harga dan kesadaran suatu merek pada produk tersebut. Berangkat dari hal tersebut, maka penulis menduga bahwa ada beberapa alasan konsumen membeli produk tiruan bermerek mewah. Oleh karena itu, penulis pada penelitian ini akan menganalisa pengaruh sikap dan niat beli konsumen pada produk tiruan bermerek mewah di Yogyakarta. Variabel-variabel yang digunakan oleh penulis untuk menganalisa sikap dan niat beli konsumen adalah variabel kesadaran merek, kepuasan pribadi, kesadaran nilai, kesimpulan dalam kualitas harga, lingkungan sosial, prestise suatu merek, level of consumers' favourableness, persepsi konsumen dari produk atribut, persepsi konsumen dari manfaat yang diperoleh dan sikap konsumen terhadap intensitas pembelian produk tiruan bermerek mewah. Dari hasil pengolahan dan analisis data, menunjukkan bahwa setiap variabel; yang telah dianalisis oleh penulis menunjukan pengaruh positif dan pengaruh negatif terhadap niat beli produk tiruan bermerek mewah. Pengaruh lingkungan salah satu variabel yang memberikan pengaruh positif terhadap konsumen dalam melakukan pembelian produk tiruan bermerek mewah dan variabel seperti kesaran merek merupakan salah satu variabel yang memilik pengaruh negatif terhadap niat beli konsumen terhadap produk tiruan bermerek mewah.
Kata Kunci : produk fashion, citra merek, produk tiruan, produk tiruan bermerek mewah, sikap konsumen, niat beli