Laporkan Masalah

Kolaborasi Agama dan Negara di Dunia Wisata Syariah (Kajian Ekonomi Politik Buku Wisata Syariah: Karakter, Potensi, Prospek, dan tantangannya)

NOVITA DWI WULANDARI, Prof. Dr. Heru Nugroho

2015 | Tesis | S2 Kajian Budaya dan Media

Wisata syariah adalah wisata yang dikonstruksi untuk kepentingan Negara. Meskipun wisata ini dihadirkan untuk memfasilitasi umat Muslim dari dalam maupun luar negeri dalam berwisata, namun dalam praktiknya, terdapat komodifikasi dalam wisata syariah. Fokus penelitian ini adalah kajian ekonomi politik dalam konstruksi wisata syariah dengan tujuan untuk: a) memaparkan bentuk-bentuk komodifikasi agama dalam konstruksi wisata syariah pada Buku Wisata Syariah: Karakter, Potensi, Prospek, dan tantangannya; b) menjelaskan peran otoritas MUI dan Kemenpar dalam konstruksi wisata syariah; dan c) mendeskripsikan siapa yang paling diuntungkan dalam praktik wisata syariah. Penelitian ini menggunakan teori ekonomi politik, komodifikasi, dan masyarakat konsumsi. Sementara itu, jenis penelitiannya adalah kualitatif interpretatif dengan metode wawancara, observasi, dan dokumen. Temuan dari penelitian ini adalah agama yang dijadikan komoditas dalam konstruksi wisata syariah berimplikasi pada dinamika peran agama oleh kepentingan negara. Sehingga, yang paling diuntungkan disini adalah negara.

Sharia tourism is a tourism constructed for government's interest. Although it is for facilitate domestic tourism Moslem and foreign tourism Moslem, but in the practice, there is a commodification in sharia tourism. This research focuses on political economy study in sharia tourism construction. The aims of this research are: a) to explain the forms of religion commodities in sharia tourism construction on Wisata Syariah: Karakter, Potensi, Prospek, dan tantangannya Book; b) to explain authority role of MUI and Kemenpar in sharia tourism construction; and c) to describe who is the most advantaged in sharia tourism practice. This research uses political economy, commodification, and consumer society theory. Meanwhile, the type of this research is qualitative interpretative and the methods are interview, observation, and document analysis. The finding of this research is that religion used as a commodity in the sharia tourism construction, replaced religion's role by government's interest. Therefore, government is the most advantaged.

Kata Kunci : wisata syariah, ekonomi politik, komodifikasi, masyarakat konsumsi

  1. S2-2015-350656-abstract.pdf  
  2. S2-2015-350656-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-350656-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-350656-title.pdf