Laporkan Masalah

BIMBEL SEBAGAI ARTIKULASI GAYA HIDUP ORANGTUA DI YOGYAKARTA

ALINE NOVITA DEWI, Dr. Wisma Nugraha Ch. R., M.Hum.

2015 | Tesis | S2 Kajian Budaya dan Media

INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menjelaskan dan mengkritisi sejauh mana praktik konsumsi yang dilakukan oleh orangtua terhadap pendidikan nonformal (bimbingan belajar atau bimbel) anaknya, terkait dengan gaya hidup. Bimbel yang selayaknya menjadi tempat untuk mencari ilmu dan belajar, telah berubah menjadi arena kontestasi modal dalam pemilihan paket kelas yang ditawarkan yaitu reguler, eksklusif dan eksklusif platinum. Penelitian ini menggunakan metode Studi Lapangan untuk mengumpulkan data, kemudian dikaji dengan perspektif gaya hidup dan teori reproduksi kelas sosial Bourdieu. Fokus penelitian pada gaya hidup orangtua kelas menengah dan atas, tanpa mengesampingkan data dari anak dan bimbel sebagai data pendukung. Penelitian awal dilakukan di bimbel Neutron dan Ganesha Operation. Penelitian lanjutan dilakukan di empat lokasi yaitu Kampung Semaki Kulon UH 1 Umbulharjo, Kampung Warungboto Glagahsari, Perumahan Candi Indah Maguwoharjo dan Perumahan Griya Tirta Amarta Ngaglik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam memilih Bimbel, orangtua menyesuaikan dengan standar gaya hidup mereka. Melalui cara tersebut, orangtua mengkonsumsi bimbel menurut selera dan modal yang dimiliki. Praktik konsumsi Bimbel seperti ini bukan untuk kepentingan anak semata, namun demi menaikkan status sosial orang tua pula. Nilai prestise yang dimiliki oleh bimbel diadopsi oleh orangtua, karena beranggapan anak yang les di bimbel adalah anak-anak dari keluarga mampu (kelas menengah dan atas). Bimbel sebagai pelaku kapitalisme pendidikan berperan dalam pengklasifikasian kelas sosial melalui paket belajar yang ditawarkan untuk menegaskan posisi sosial orangtua. Kata Kunci : bimbel, orangtua, gaya hidup, kelas dan praktik konsumsi

ABSTRACT This study aims to determine, explain and criticize the extent of consumption practices committed by parents against non-formal education of their children, linked to lifestyle. Bimbel which should be the place to look for knowledge and learning, has turned into an arena of contestation capital in the selection class package offered such as regular, exclusive and exclusive platinum. This study uses field study to collect data, and then examined with the perspective of lifestyle and social class reproduction theory of Bourdieu. The focus of research on the lifestyles of middle and upper-class parents, without the exclusion of data from children and Bimbel as supporting data. Initial research conducted in Neutron and Ganesha Operation. Advanced research conducted in four locations named Kampung Semaki Kulon UH 1 Umbulharjo, Kampung Warungboto Glagahsari, Perumahan Candi Indah Maguwoharjo and Perumahan Griya Tirta Amarta Ngaglik. The results showed that parents adjust their lifestyle standards in choosing Bimbel. Through this way, parents taking her lessons according to the tastes and capital owned. Bimbel consumption practices like this is not only for the benefit of the child, but in order to raise the social status of parents as well. Prestige value owned by Bimbel, adopted by parents, because they thought child who studied in Bimbel are the children of affluent families (middle and upper classes). Bimbel as perpetrators of capitalism educational role in the classification of social class through learning packages offered to assert the social position of the parents. Key words: bimbel [tutoring agency], parents, life style, class and consumption practies.

Kata Kunci : bimbel, orangtua, gaya hidup, kelas dan praktik konsumsi, bimbel [tutoring agency], parents, life style, class and consumption practies.

  1. S2-2015-351265-abstract.pdf  
  2. S2-2015-351265-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-351265-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-351265-title.pdf