Laporkan Masalah

ANALISIS KOMPONEN DAYA TARIK WISATA BANGUNAN CAGAR BUDAYA DAN PERENCANAAN PENGEMBANGAN WISATA BERBASIS CAGAR BUDAYA DI KAWASAN MALIOBORO

DENDY SURYO DHIPO, Prof. Dr. Marsono, S.U.

2015 | Skripsi | S1 PARIWISATA

Malioboro lebih dikenal masyarakat sebagai destinasi wisata belanja, padahal Malioboro telah ditetapkan menjadi salah satu dari lima kawasan cagar budaya di Kota Yogyakarta yang menyimpan potensi kecagarbudayaan yang bisa dikembangkan menjadi daya tarik wisata berbasis cagar budaya. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan komponen daya tarik wisata warisan budaya bendawi di Kawasan Malioboro serta menyusun strategi pengembangan Kawasan Malioboro untuk dijadikan sebagai kawasan wisata berbasis cagar budaya. Kawasan Cagar Budaya Malioboro diharapkan dapat dikembangkan menjadi sebuah kawasan wisata warisan budaya yang ideal sekaligus memuluskan upaya pelestarian artefak bersejarah yang tersisa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk menganalisis, menggambarkan dan meringkas berbagai kondisi, situasi dari berbagai data yang dikumpulkan berupa hasil dari, wawancara, maupun pengamatan mengenai masalah yang diteliti di lapangan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis SWOT dan IFAS - EFAS untuk dapat menemukan strategi yang tepat untuk melakukan pengembangan kawasan.

Malioboro better known as a shopping tourism destination has been determined to be one of the five cultural heritage area in Yogyakarta which holds cultural heritage potential that can be develop as a heritage tourism products. This research aims to formulate tourist attraction component of cultural heritage building in Malioboro and arrange strategies to develop cultural heritage potential. Malioboro is expected to be develop as a ideal heritage tourism destination and preserve historical artifacts at once. This research was conducted using qualitative-descriptive method to analyze, describe and summarize a variety of conditions and situations of the various data that was collected from interview, and observation from research object. Then, the primary data was analyzed by SWOT analysis and IFAS - EFAS to formulate the best strategy to develop this area.

Kata Kunci : Bangunan Cagar Budaya, Kawasan Cagar Budaya, Malioboro, Wisata Pusaka, SWOT

  1. S1-2015-357185-abstract.pdf  
  2. S1-2015-357185-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-357185-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-357185-title.pdf