Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kejadian Postpartum Blues pada Ibu Postpartum Pasca Gempa di Wilayah Puskesmas Jetis Kabupaten Bantul
LILINGGAWATI, Elsi Dwi Hapsari, S.Kp., M.S.,D.S. ; Dr.Dra. Sumarni DW., M.Kes
2015 | Skripsi | ILMU KEPERAWATANINTISARI Latar Belakang: Salah satu bencana gempa bumi yang pernah terjadi di Indonesia adalah gempa bumi yang melanda Kabupaten Bantul pada tahun 2006. Bencana gempa bumi ini menyebabkan masalah kesehatan mental pada ibu postpartum. Salah satu masalah kesehatan mental yang sering terjadi pada ibu postpartum adalah postpartum blues. Faktor lain yang dapat berperan terhadap terjadinya postpartum blues adalah dukungan keluarga. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kejadian postpartum blues pada ibu postpartum pasca gempa di wilyah Puskesmas Jetis.. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan rancangan cross sectional pada ibu postpartum pasca gempa di wilayah Puskesmas dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah (EPDS) dan instrumen dukungan keluarga yang merupakan hasil modifikasi dari Social Support Questionnaire. Pengambilan data dilakukan pada bulan Maret-April 2015. Analisis data menggunakan analisis chi square Hasil dan diskusi: Sebanyak 51,1 persen responden di wilayah Puskesmas Jetis mengalami postpartum blues. Hampir setengah dari responden menerima dukungan keluarga saat persalinan tinggi (46,7 persen) dan lebih dari sepertiga responden menerima dukungan keluarga setelah persalinan tinggi (35,6 persen). Kesimpulan: Secara statistik terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kejadian postpartum blues pada ibu postpartum pasca gempa di wilayah Puskesmas Jetis. Kata kunci: Dukungan keluarga, postpartum blues, pasca bencana. 1Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran UGM 2Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas kedokteran UGM 3Dosen Bagian Jiwa Fakultas Kedokteran UGM
ABSTRACT Background: An Earthquake attacked Bantul regency in 2006. This earthquake caused mental health problem among postpartum mother. One of mental health problems that often occur in postpartum mother is postpartum blues. Another factor that may contribute to the occurrence of postpartum blues is family support. Objective: To know the relationship between postpartum blues and family support among postpartum mother after earthquake in Jetis Public Health Centre. Methods: This study is a non-experimental research with cross sectional study on postpartum mother after earthquake in the area of Jetis Public Health Centre on March-April 2015 by purposive sampling technique. The instrument are the Edinburg Postnatal Depression Scale (EPDS) and family support instruments which is a modified version of the Social Support Questionnaire. Chi square is used to analyze the data. Results and discussion: A total of 51.1 percent of respondents in Jetis Public Health Centre experience postpartum blues. Nearly half of respondents received high during childbirth family support (46.7 percent) and more than a third of respondents received high after childbirth family support (35,6 percent). Conclusions: Statistically, there is significant correlation between family support and postpartum blues incidency among postpartum mother after earthquake in Jetis Public Health Centre in Bantul Regency. Keywords: family support, postpartum blues, post-disaster. 1Undergraduate Nursing Student of Faculty of Medicine, University of Gadjah Mada 2 Nursing Department, Faculty of Medicine, University of Gadjah Mada 3Department of Psychiatry, Faculty of Medicine, University of Gadjah Mada
Kata Kunci : Dukungan keluarga, postpartum blues, pasca bencana.