Pengukuran dan Analisis Produktivitas di Bakpiapia Djogdja dengan Menggunakan Metode Objective Matrix
HELNINA DESI, Mochammad Maksum;Atris Suyantohadi
2015 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIANPersaingan industri bakpia di Yogyakarta memiliki kecenderungan semakin meningkat. Hal ini menuntut Bakpiapia Djogdja sebagai salah satu produsen bakpia untuk dapat menghasilkan produk dengan kualitas baik dan harga sesuai kemampuan konsumen. Pengukuran dan analisis produktivitas penting dilakukan guna mengetahui tingkat efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya. Dengan produktivitas yang tinggi diharapkan perusahaan dapat terus kompetitif dan berdaya saing. Metode pengukuran produktivitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah Objective Matrix (OMAX). Langkah perhitungan OMAX antara lain penyusunan kriteria pengukuran produktivitas, perhitungan nilai kinerja standar, penetapan sasaran perusahaan dan bobot, pembentukan matriks OMAX, evaluasi tingkat produktivitas, serta perencanaan perbaikan produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria yang digunakan untuk pengukuran produktivitas adalah kuantitas, timeliness, dan kualitas. Nilai produktivitas total tertinggi dicapai pada Agustus 2013 dengan nilai 319,64, sedangkan nilai produktivitas terendah terjadi pada Mei 2013 dengan nilai 60,65. Nilai indeks perubahan terhadap produktivitas standar secara umum berada di bawah standar. Hal ini ditunjukkan dengan adanya 18 periode yang berada di bawah nilai tersebut. Nilai indeks perubahan produktivitas relatif menunjukkan hasil fluktuatif untuk periode Mei 2013 sampai Juli 2013. Nilai indeks perubahan produktivitas relatif yang tertinggi terjadi pada Juni 2013 yaitu 354,048 %, sedangkan nilai terendah terjadi pada Mei 2013 yaitu -72,794 %. Rekomendasi perbaikan produktivitas diupayakan pada rasio 1 dan rasio 5, yaitu dengan meningkatkan inspeksi di bagian produksi, mengadakan pelatihan untuk pekerja, dan menambah fasilitas penunjang kenyamanan kerja.
The competition of bakpia industry in Yogyakarta tends to increase. Bakpiapia Djogdja as one of bakpia producers is required to be able to produce products with good quality and affordable price. Measurement and analysis of productivity is an important stage to be performed in order to know the level of efficiency and effectiveness of resource used. With high productivity then the company could continue its competitiveness. Measurement method of productivity used in this research was Objective Matrix (OMAX). Step of measurement of OMAX consists of criterias for productivity measurement arrangement, standard performance value calculation, target of company and weight determination, matrix OMAX formation, productivity rate evaluation, and improvement of productivity planning. The research result showed that the criteria used for measurements were quantity, timeliness, and quality. The highest total productivity value reached in August 2013 was 319.64 while the lowest value occured in May 2013 was 60.65. The index value changed to the standard productivity showed bad result. It is shown by the existence of the 18 periods below the standard productivity. Index of relative productivity showed fluctuate result for during the period of May 2013 to July 2103. The highest index value change relative productivity reached in June 2013 was 354.083 % while the lowest value occured in May 2013 was -72.794 %. Improvement recomendation should be taken into account to ratio 1 and ratio 5 by increasing inspection in production area, training for workers, and adding facilities to support comfort work.
Kata Kunci : Bakpia,Bakpiapia Djogdja,Produktivitas,OMAX