PENERAPAN SISTEM IN-TOWN CHECK-IN PADA STASIUN KERETA API SEBAGAI FASILITAS PENDUKUNG MODA AKSES UTAMA (KERETA API) MENUJU BANDARA BARU DI TEMON, KULON PROGO
NOVIA SURYADWANTI, Dr. Ir. Dewanti, MS.
2015 | Skripsi | S1 TEKNIK SIPILIsu utama terkait relokasi Bandara Adisutjipto adalah masalah keterjangkauan menuju bandara. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah pengembangan fasilitas In-Town Check-in dimana pengguna layanan transportasi udara dapat melakukan kegiatan check-in dan pelaporan bagasi pada stasiun kereta api yang terletak di perkotaan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui persepsi dan kebutuhan pengguna moda transportasi udara terhadap fasilitas ini, penentuan stasiun kereta api terbaik serta perancangan fasilitas pada stasiun di DI Yogyakarta. Data diambil dari penyebaran kuesioner kepada 179 responden yang merupakan pengguna layanan transportasi udra di DI. Yogyakara, pengambilan data di PT KAI Daop 6 dan PT Angkasa Pura I serta survei lapangan di area check-in Bandar Udara Adisutjipto. Dari hasil survey, diketahui sebesar 94,97% responden merasa perlunya diterapkan fasilitas ini karena sangat membantu kemudahan perjalanan ke bandara. Stasiun Tugu dipilih menjadi stasiun terbaik karena dekat dengan tempat wisata dan hotel. Perancangan dilakukan dengan porsi 15% dari prakiraan penumpang yang berangkat dari bandara baru. Perencanaan ini merupakan tahap awal, nantinya diharapkan dapat terus berkembang sehingga kereta api menjadi moda transportasi utama untuk menuju bandara baru di Kulon Progo.
The main issues related to Adisutjipto airport relocation is matter of affordability to go to the airport. One strategy that can be applied is development of In-Town Check-in facility where air transport service users can perform check-in and baggage-reporting on a train station located in urban areas. The purpose of the study is to know the perceptions and needs of this facilitiy, determining the best train station as well as the design of the facility. Data were obtained from questionnaire of 179 respondents, collecting data from PT KAI Daop 6 dan PT Angkasa Pura I and field survey at check-in area in Adisutjipto Airport. It can be known from the survey, for about 94,97% of respondents feel the need to apply this facility because it is very helpful to ease travel to the airport. Tugu railway station was chosen as the best because the station is close to the tourist attractions and hotels. The design is done by data 15% of the forecast passenger departing from the new airport. This is the early stage of planning that later is expected to continue to grow so the train became primary transportation to get to the new airport in Kulon Progo.
Kata Kunci : airport relocation, In-Town Check-in, baggage dropping, railway station