Pengolahan Arsip Inaktif di Kantor Kecamatan Seyegan Kabupaten Sleman
LILO PRABOWO, Faizatush Sholikhah, M.A.
2015 | Tugas Akhir | D3 KEARSIPAN SVLaporan ini menjelaskan mengenai pengolahan arsip inaktif di Kantor Kecamatan Seyegan. Hasil pengumpulan data dari Praktik Kerja Lapangan yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Seyegan ini mempunyai tujuan mengetahui kondisi arsip inaktif dan mengetahui prosedur pengolahan arsip inaktif serta kendala yang dihadapi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penulisan Laporan Tugas Akhir ini meliputi tiga metode yaitu observasi, wawancara, dan studi pustaka. Observasi dilakukan dengan mengamati langsung terhadap pengolahan arsip inaktif yang ada di Kantor Kecamatan Seyegan. Kegiatan wawancara dilakukan dengan pegawai di Kantor Kecamatan Seyegan untuk melengkapi informasi dan data. Studi pustaka dilakukan dengan cara mengumpulkan data dari berbagai sumber, buku, artikel, peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan pengolahan arsip inaktif. Dari pengamatan penulis tentang pengolahan arsip inaktif di Kantor Kecamatan Seyegan Kabupaten Sleman, dalam pengolahan belum maksimal karena ruang simpan masih bercampur dengan barang-barang non arsip, dan kurangnya sumber daya manusia. Sarana yang di Kantor Kecamatan Seyegan belum memenuhi standar kearsipan.
This result describes to data collected of Processing of inactive Records in Kantor Kecamatan Seyegan. The from the field at Kantor Kecamatan Seyegan. Field Work first, has the purpose of knowing the condition of the archival processing procedures, second to know the condition of inactive records and archival processing procedures in Kantor Kecamatan Seyegan. Thrid, to know how to faced the constrains. The methods used in the research is using three methods, such as observation, interview, and study of the literature. The observation directly held in Kantor Kecamatan Seyegan. The interview by asking a question to archivivist at Kantor Kecamatan Seyegan. Literature review also important to complete the data. In summar, the processing of inactive records in Kantor Kecamatan Seyegan, is not maximized because they did not separate archival and non archival. The tools did not standardised yet Kantor Kecamatan Seyegan also human resources.
Kata Kunci : Pengolahan, arsip inaktif, sumber daya manusia.