Konsep Perencanaan Banjar Candikuning II sebagai Desa Wisata di Desa Candikuning Kabupaten Tabanan Bali
FITRI IRMAYANTI, Prof. Dr. Marsono, S.U. ; Yulita Kusumasari, S.T., M.Sc
2015 | Skripsi | S1 PARIWISATABanjar Candikuning II adalah dusun yang berada di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Banjar Candikuning II memiliki banyak potensi yang mendukung banjar ini menjadi desa wisata. Selain memiliki potensi wisata, lokasi banjar ini juga sangat strategis, yakni berada dekat dengan tiga objek wisata terkenal seperti Bedugul Danau Beratan, Pura Ulun Danu dan Kebun Raya Eka Karya. Hanya saja untuk menjadikan Banjar Candikuning II ini sebagai desa wisata diperlukan beberapa strategi pengembangan. Berdasarkan fakta tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi wisata apa saja yang terdapat di Banjar Candikuning II, mengetahui strategi pengembangan apa yang dapat dilakukan untuk menjadikan Banjar Candikuning II sebagai desa wisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif dengan penjelasan secara kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah dengan cara observasi, studi pustaka, dan wawancara. Penelitian ini juga menggunakan matriks SWOT untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang ada. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Banjar Candikuning II memiliki banyak potensi yang menjadi dasar komponen destinasi wisata, potensi tersebut berupa gardu pandang lake view, kebun buah stroberi, kebun sayur, jelajah desa, outbound dan camp ground, tari rudat, makam Walipitu dan lain sebaginya, serta didukung dengan adanya amenitas, aksesibilitas dan pelayanan tambahan. Hasil penelitian juga menjabarkan strategi pengembangan yang dapat dilakukan oleh pihak pengelola untuk menjadikan Banjar Candikuning II sebagai desa wisata berbasis masyarakat. Kata kunci: perencanaan, desa wisata, potensi, strategi pengembangan
Banjar Candikuning II is a village which is located in Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Banjar Candikuning II has a magnificent potential as a good aspect to become a tourism village. Additionally of tourism potential, Banjar Candikuning II is strategically located near three famous tourism object which are Bedugul Danau Beratan, Pura Ulun Danu, and Kebun Raya Eka Karya. However, an attentive strategy is needed in order to develop this potential so that it can be a tourism village. Based on those facts, this research aims to find out the tourism potential in Banjar Candikuning II, to find out the development strategy that determining Banjar Candikuning II as a tourism village. This research used descriptive method with qualitative explanation. The data collection methods used are observations, literature reviews, and interviews. This research also used SWOT matriks for analyze the strengths, weakness, opportunities, and threats of Banjar Candikuning II. The result of this research shows that Banjar Candikuning II has some tourism potential that use as basic of destination components, the tourism potential such as gardu pandang lake view, strawberry garden, vegetables garden, village expedition, outbound, camp ground, tari rudat, tomb of Walipitu and support by some amenities, accessibilities, and ancillary service. The result show that the development strategy conducted by the management in accordance with principles of community-based tourism. Keyword: planning, tourism village, potential, development strategy
Kata Kunci : perencanaan, desa wisata, potensi, strategi pengembangan