Laporkan Masalah

PERBEDAAN KESEJAHTERAAN EMOSI ANTARA REMAJA YANG MENGIKUTI KEGIATAN KELOMPOK BERMAIN GAMELAN JAWA DAN REMAJA YANG TIDAK MENGIKUTI KELOMPOK BERMAIN GAMELAN JAWA

DIAN UTAMI, Wisjnu Martani, Dr., S.U.

2015 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kesejahteraan emosi antara remaja yang mengikuti kelompok bermain gamelan Jawa dengan remaja yang tidak mengikuti kelompok bermain gamelan Jawa. Subjek penelitian ini adalah 52 pelajar dari SMA Negeri 6 Yogyakarta yang mana merupakan pelajar aktif. Mereka dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang mengikuti kelompok bermain gamelan Jawa, yang terdiri dari 26 pelajar, dan kelompok yang tidak mengikuti kelompok bermain gamelan Jawa, yang terdiri dari 26 pelajar. Alat pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini adalah PANAS-X adaptasi dari Watson & Clark (1994), yang mana terdiri dari 24 aitem. Analisis data menggunakan IBM SPSS Statistic 20 for Windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara pelajar yang mengikuti kelompok bermain gamelan Jawa dan remaja yang tidak mengikuti kelompok bermain gamelan Jawa. Hasil tersebut diperoleh t = 2,444 dengan p = 0,018 (p < 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa kelompok bermain gamelan Jawa dapat meningkatkan kesejahteraan emosi.

This study was aimed to test whether or not differences of emotional well-being between adolescents that followed Javanese gamelan group and adolescents that did not followed the Javanese Gamelan Group. The subjects of this study were 52 students of SMA Negeri 6 Yogyakarta who were registered as active students. They were assigned into two groups, group that followed Javanese gamelan group, consisting of 26 students, and group that did not followed Javanese gamelan group, consisting of 26 students. Adopted version of PANAS-X which consisted of twentyfour items questionnaire developed by Watson & Clark (1994), was used for the measurement of this study. Data analysis was performed with IBM SPSS Statistics 20 for Windows. The analysis showed that any differences in emotional well-being between students that followed Javanese gamelan group and students that did not followed the Javanese group. It was shown by the result of t = 2,444 with p = 0,018 (p < 0,05). Thus, the Javanese gamelan group had an increase emotional well-being.

Kata Kunci : Kelompok bermain gamelan Jawa, kesejahteraan emosi.

  1. S1-2015-300262-abstract.pdf  
  2. S1-2015-300262-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-300262-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-300262-title.pdf