Laporkan Masalah

Tingkat Kedewasaan Knowledge Management (KM) Hubungannya dengan Kinerja Organisasi di Perusahaan Konstruksi di Indonesia

Vicky Swastika R., Budi Hartono, ST., MPM., Ph.D.

2015 | Tesis | S2 Teknik Industri

Ilmu pengetahuan merupakan kombinasi dari pengalaman, nilai dan informasi kontekstual yang dikombinasikan menjadi sebuah framework untuk mengevaluasi dan membuat sebuah informasi dan pengalaman baru. Perusahaan konstruksi tidak terlepas dari ilmu pengetahuan yang dimiliki. Ilmu pengetahuan ini sangat berguna untuk menigkatkan kinerja dan performansi yang dimiliki perusahaan. Knowledge Management sangat berguna untuk mengorganisis ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh perusahaan. Pengaplikasian KM diharapkan dapat meningkatkan kemampuan perusahaan konstruksi di Indonesia. Peningkatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing perusahaan konstruksi di Indonesia untuk bersaing dengan perusahaan asing yang secara tidak langsung akan meningkatkan GDP Indonesia. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah instrumen untuk mengukur tingkat pengaplikasian KM di perusahaan konstruksi yang dapat digunakan untuk proses benchmarking serta perbaikan pengaplikasian KM. Instrumen ini akan diujikan kepada 66 responden untuk mengukur validitas dari instrumen menggunakan metode EFA (Exploratory Factor Analysis) dan efek moderasi menggunakan regresi linear. Selain itu penelitian ini juga akan menguji hubungan antara level kedewasaan KM dengan performansi organisasi. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa rata-rata perusahaan konstruksi di Indonesia menempati level 2 yaitu 50%, level 3 sebesar 41%, level 4 sebesar 6% dan level 1 sebesar 3%. Serta pada penelitian ini didapati bahwa pengaplikasian KM tidak memiliki pengaruh yang signifikan dengan peningkatan performansi dan perusahaan. Namun setelah menggunakan variabel moderasi yaitu kompleksitas proyek, didapatkan hubungan yang signifikan antara pengaplikasian KM dengan kinerja organisasi.

Knowledge is a combination of experience, values and contextual information that combined into a framework to evaluate and make a new experiences and informations. The construction company is inseparable from knowledge. This knowledge is very useful to improve the performance of the company. Knowledge management is a very useful tool to organize knowledge in the company itself. The implementation of KM is expected to improve the ability of construction companies in Indonesia to compete with foriegn companies. This improvement expected to increase the GDP of Indonesia. Therefore, construction companies need an instrument to measure the level of implementation of KM that can be used for benchmarking and process to improve the implementation of KM. This instrument will be tested to 66 respondents to test the validity of the instruments using EFA (Exploratory Factor Analysis) and moderation effect using linear reggresion. In addition, this study also examine the relationship between KM maturity level and organization performance. The results of this researching that the average of construction companies in Indonesia have been implement KM in level 2 which is 50%, level 3 is 41%, lebel 4 is 6% and level 1 is 3%. Level 1 is the lowest level of implementation and level 4 is the highest level of implementation. This research was found that there is a significant relationship between implementation KM and organization performance with project complexity as a moderation variable.

Kata Kunci : Level kedewasaan knowledge management, analisis faktor konfirmatori, efek moderasi, perusahaan konstruksi

  1. S2-2015-375527-abstract.pdf  
  2. S2-2015-375527-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-375527-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-375527-title.pdf