PENGARUH INOVASI TERHADAP PENERIMAAN PENGGUNA PADA SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH (SIPKD) DI PEMERINTAH KOTA BANJARMASIN
SATRIA YUDHA LESMANA, Dr.Wing Wahyu Winarno,MAFIS,CA.Ak. ; Ir.P.Insap Santosa, M.Sc, Ph.D.
2015 | Tesis | S2 Teknik ElektroInovasi-inovasi yang dilakukan pada Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) di Pemerintah Kota Banjarmasin ternyata menimbulkan beberapa permasalahan. Pertama, proses pelaporan keuangan dan perencanaan kegiatan agak terhambat karena pengguna SIPKD harus belajar dari awal lagi cara penggunaannya. Permasalahan kedua, SIPKD yang sudah mendapat inovasi ini ternyata belum dapat digunakan untuk pelaporan asset. Meskipun sistem bersifat mandatory namun jika penerimaan penggunanya rendah maka inovasi yang dilakukan akan menjadi percuma apalagi sekarang di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin ada usulan agar SIPKD digantikan dengan sistem informasi keuangan yang lain. Berdasarkan hal tersebut maka perlu diketahui pengaruh dari inovasi terhadap penerimaan pengguna pada Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) di Pemerintah Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode TAM (Technology Acceptance Model) dengan menambahkan dua variabel dari teori difusi inovasi yaitu compatibility dan relative advantage. Responden dalam penelitian ini sebanyak 76 orang yang merupakan pengguna SIPKD di Pemerintah Kota Banjarmasin. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan perangkat lunak Smart PLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa behavioral intention to use SIPKD dipengaruhi secara signifikan oleh compatibility dan relative advantage.
Innovations made in Fiscal Management Information System (SIPKD) in Banjarmasin city Government had caused some problems. First, the process of financial reporting and planning activities somewhat hampered because SIPKD users have to learn all over again how to use them. The second problem, SIPKD who have got this innovation has yet to be used for reporting assets. Although the system is mandatory, but if its acceptance is low, innovations will be useless especially now in the Banjarmasin city Government is no suggestion that SIPKD replaced with other financial information system. Under these conditions it is important to know the effect of innovation on user acceptance on Fiscal Management Information System (SIPKD) in Banjarmasin city Government. This study uses TAM (Technology Acceptance Model) by adding two variables of innovation diffusion theory, namely compatibility and relative advantage. Respondents in this study were 76 people who are SIPKD users in Banjarmasin City Government. Data were analyzed using the Partial Least Square (PLS) with Smart PLS 3.0 software. The results showed that the intention to use SIPKD significantly affected by the compatibility and relative advantage.
Kata Kunci : inovasi, SIPKD, compatibility, relative advantage, behavioral intention to use