Laporkan Masalah

Strategi Pemenangan Partai Politik: Studi tentang Strategi Pemenangan Partai Nasdem pada Pemilu 2014 di Indonesia

BUDI RAHARJO, Amalinda Savirani, MA

2015 | Skripsi | S1 ILMU PEMERINTAHAN (POLITIK DAN PEMERINTAHAN)

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemenangan Partai Nasdem dalam Pemilu 2014 dan mengidentifikasi faktor-faktor yang turut mempengaruhi perolehan suara pada Pemilu 2014. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dan data sekunder yang diperoleh dengan teknik dokumentasi. Data yang sudah terkumpul dianalisis dengan teknik kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Partai Nasdem didirikan serta dikembangkan dengan strategi politik yang relatif cermat sehingga walaupun masih baru, partai politik ini adalah satu-satunya partai politik baru yang lolos dalam administrasi Kemenhukham, dinyatakan KPU lolos verifikasi, lolos verifikasi faktual menjelang Pemilu 2014, menjadi peserta Pemilu 2014, dan melampaui ambang batas perolehan suara minimal yang ditetapkan oleh KPU dengan perolehan suara 6,72%. Pencapain suara yang relatif tinggi diangka tersebut mampu mengungguli perolehan suara Partai Hanura dan Partai Persatuan Pembangunan. Di antara strategi politik utama yang diterapkan oleh Partai Nasdem dalam mencapai kemenangan pada Pemilu 2014 adalah strategi pencitraan melalui media sebagai gerakan perubahan, strategi pengembangan infrastruktur partai, dan strategi pendanaan. Perolehan suara Partai Nasdem dapat dikatakan fenomenal karena sebagai partai baru mampu bersaing dengan partai lainnya yang telah eksis di pemilu sebelumnya dan menempatkan wakilnya duduk di DPR, sebagai wakil rakyat.

This final research outcome is to analyzed the Nasdem Party winning strategy on general election 2014 and to identify factors that influence the total voice on the general election 2014. The research is using descriptive qualitative method. The data of this research is a primary data based on a deep interview and a secondary data from documentation. All entried data were analyzed with qualitative technique. From this research we can recognize that the Nasdem Party was established and developed using an accurate political strategy, therefore eventhough the Nasdem Party is a "brand new" political party, this political party is the one and only new political party who passed the administration requirements set by Ministry of Law, passed by the General Election Commission (KPU), also passed the factual verification before the general election, became a contestant at the general election, and gained 6.72 percent voices declared by the General Election Commission . The total voice this political party gained was relatively high, with 6.72 percent, passing the old and relatively new political party like United Development Party (PPP) and Hanura Party. Among the main political strategy this Nasdem Party implements were the image of this party through media as a "changing stream" developing the party infrastructure, and funding strategy. The total voice Nasdem Party gained was phenomenal since this party is "brand new" and can compete with the older and famous parties in the previous general election.

Kata Kunci : Partai Politik, Pemilu Legislatif, Partai Nasdem

  1. S1-2015-256491-abstract.pdf  
  2. S1-2015-256491-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-256491-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-256491-title.pdf