Evaluasi Sistem Pelayanan Air Minum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sleman
ELISA CHRISTIAN TP, Retno Widodo Dwi Pramono, ST., M.Sc
2015 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTAPemenuhan kebutuhan air minum merupakan salah satu tujuan utama penyedia jasa layanan air minum untuk mencapai target tahunan ataupun memberikan bentuk pelayanan terbaik untuk masyarakat. PDAM Kabupaten Sleman melalui 19 unit pelayanan yang menyediakan pelayanan air minum dengan kapasitas dan jumlah kebutuhan air minum yang berbeda-beda, dengan kualitas pelayanan yang berbeda-beda pula. Permasalahan air minum di Kabupaten Sleman yang nyata di lapangan dan penyebab utama kondisi pelayanan di Kabupaten Sleman belum maksimal adalah salah satu faktor mengapa PDAM Kabupaten Sleman masih membutuhkan banyak perbaikan dari segi manajemen, pengelolaan jaringan dan juga pola distribusi ke pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode deduktif kualitatif deskriptif, yang diterapkan indepth interview yang kemudian akan diuraikan secara tertulis. Metode tersebut digunakan karena dalam pelaksanannya, masih banyak terdapat permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan pelayanan sistem penyediaan air minum yang ada di kota-kota besar di Indonesia. Dan itu merupakan suatu permasalahan yang terbilang 'umum' ditemukan pada daerah-daerah layanan air minum. Dengan dibantu fakta dan data di lapangan, penelitian ini mengkaji tentang seperti apa gambaran sistem penyediaan air minum yang ada di Kabupaten Sleman, dengan segala permasalahan yang ada di dalam unit-unit pelayanannya. Tentu saja penelitian ini memerlukan data primer yang menunjukkan kondisi nyata di lapangan. Dari hasil penelitian di lapangan, kinerja pelayanan PDAM Kabupaten Sleman dievaluasi berdasarkan sistem distribusi atau penyaluran air minum dari unit pelayanan sampai kepada pelanggan. Kinerja sistem yang masih mengalami permasalahan yang didasari oleh faktor-faktor yang berpengaruh itulah yang menjadi bahan acuan peneliti untuk mendalami permasalahan ini. Penemuan yang peneliti hasilkan adalah mengenai gambaran sistem pelayanan air minum di Kabupaten Sleman dan faktor-faktor yang mempengaruhi permasalahan sistem yang kemudian dideskripsikan dalam sebuah acuan dan saran bagi semua aspek yang terkait.
Completing the needs drinking water is one of the main goals of drinking water service providers to achieve the annual targets or provide the best form of service to the community. PDAM Sleman district through 19 service units that provide drinking water services with the capacity and the amount of drinking water needs vary, the quality of service that is different also. The problem of drinking water in Sleman real field conditions of service and the main cause is not maximized in Sleman district is one of the factors why PDAM Sleman district still needs a lot of improvement in terms of management, network management and also the pattern of distribution to customers. This study used a descriptive qualitative deductive method, which is applied in-depth interview which will be described later in writing. The method is used because in doing so, there are still many problems associated with the service water supply systems that exist in major cities in Indonesia. And it is a problem that is fairly 'common' is found in the areas of drinking water services. With the help of facts and data in the field, this study examines the picture of what the water supply system in the district of Sleman, with all the problems that exist in the service units. Of course this requires primary data research that shows the real conditions in the field. From the results of research in the field, PDAM Sleman service performance is evaluated based on the distribution system or distribution of drinking water to the customer service unit. System performance are still experiencing problems based on the factors that influence that is the reference material for researchers to explore this problem. The discovery that researchers produce is the picture of the water system in Sleman and the factors that affect the system problem later described in a reference and advice for all aspects related.
Kata Kunci : Distribusi Pelayanan, Permasalahan Sistem