Laporkan Masalah

Hubungan Pengetahuan, Sikap, Praktik Penggunaan Label Gizi (Nutrition Labelling) dan Konsumsi Pangan Kemasan pada Anggota Persadia Unit RSUD Kota Yogyakarta

NOVITA DHIAN NAOMI, Joko Susilo, SKM, M.Kes ; Ika Ratna Palupi, S.Gz, M.Sc

2015 | Skripsi | GIZI KESEHATAN

Latar Belakang : Prevalensi penyakit tidak menular yang berkaitan dengan gizi seperti diabetes mellitus dan hipertensi terus meningkat di Indonesia. Hal tersebut salah satunya dikarenakan seiring perkembangan industrialisasi dan teknologi, masyarakat bergeser menuju kebiasaan baru di masyarakat, salah satunya dalam pola konsumsi pangan. Masyarakat beralih memilih pangan siap saji dan pangan kemasan dengan alasan kepraktisan. Label gizi (nutrition labelling) dapat menjadi alat bantu yang baik untuk menentukan pilihan dalam mengkonsumsi pangan kemasan. Penelitian terkait label gizi dan konsumsi pangan kemasan pada anggota Persatuan Diabetisi Indonesia (Persadia) Unit RSUD Kota Yogyakarta belum pernah dilakukan sebelumnya. Tujuan : untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, praktik penggunaan label gizi (nutrition labelling) dan konsumsi pangan kemasan pada anggota Persadia Unit RSUD Kota Yogyakarta. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian diambil dengan teknik quota sampling sebanyak 55 orang anggota aktif Persadia unit RSUD Kota Yogyakarta. Tingkat pengetahuan, sikap dan praktik penggunaan label gizi diukur menggunakan kuesioner, sementara data konsumsi pangan kemasan dikumpulkan dengan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQFFQ). Data dianalisis dengan uji Chi square, uji Fisher dan uji Rank Spearman's correlations. Hasil Penelitian : Hasil dari uji Chi square data pengetahuan tentang label gizi dengan konsumsi pangan kemasan didapatkan nilai p sebesar 0,498 (p>0,05), hasil uji Fisher data sikap terhadap label gizi dengan konsumsi pangan kemasan didapatkan nilai p sebesar 0,286 (p>0,05), sementara hasil dari uji Chi square praktik penggunaan label gizi dengan konsumsi pangan kemasan didapatkan nilai p sebesar 0,176 (p>0,05). Kesimpulan : Tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang label gizi dengan konsumsi pangan kemasan. Tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap terhadap label gizi dengan konsumsi pangan kemasan. Tidak ada hubungan yang signifikan antara praktik penggunaan label gizi dengan konsumsi pangan kemasan. Kata Kunci : pangan kemasan, label gizi, pengetahuan, sikap, praktik, perilaku

Background: The prevalence of non communicable disease-related diet such as diabetes mellitus and hypertension is increasing in Indonesia. Because of industrialization and technology development, people are changing their habit, as can be seen in the increase consumption of junk food and packaged food because of its ease to access. Nutrition label can be helpful to make healthy choices when consuming packaged food. A study on nutrition labeling and packaged food consumption among active members of Persatuan Diabetisi Indonesia (Persadia) Unit RSUD Kota Yogyakarta have never been done before. Objective: to examine the association between knowledge, attitude, practice of using nutrition label and packaged food consumption in active members of Persatuan Diabetisi Indonesia (Persadia) Unit RSUD Kota Yogyakarta. Methods: This study is an observational analytic with cross sectional design. The participants are 55 active members of Persadia unit RSUD Kota Yogyakarta obtained by quota sampling. We examine knowledge, attitude and practice using validated questionnaire, whereas packaged food consumption was assessed using Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQFFQ). Chi square test, Fisher test and Rank Spearman's correlation test was used for analyzing the data. Result: According to Chi square test, p value of nutrition label knowledge and packaged food consumption is 0,498 (p>0,05), according to Fisher test, p value of attitude of using nutrition label and packaged food consumption is 0,286 (p>0,05), and according to Chi square test, p value of practice using nutrition label is 0,176 (p>0,05). Conclusions: There is no significant association between knowledge of nutrition labeling and packaged food consumption. There is no significant association between attitude of nutrition labeling and packaged food consumption. There is no significant association between practice of using nutrition labeling and packaged food consumption. Keywords: packaged food, nutrition label, knowledge, attitude, practice, behaviour

Kata Kunci : packaged food, nutrition label, knowledge, attitude, practice, behaviour

  1. S1-2015-317294-abstract.pdf  
  2. S1-2015-317294-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-317294-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-317294-title.pdf