Kerjasama Penerbit dan Penulis dalam Praktik Integrated Marketing Communication (Studi Kasus Kerja Sama Penerbit dan Penulis dalam Integrated Marketing Communication Penerbit Mayor dan Indie)
ANIS EVIENTYA, Muhammad Sulhan, S. IP., M. Si. ; Drs. Widodo Agus Setianto, M. Si. ; Lisa Lindawati, S. IP., M.A
2015 | Skripsi | S1 ILMU KOMUNIKASIKerja Sama Penerbit dan Penulis dalam Praktik Integrated Marketing Communication (Studi Kasus Kerja Sama Penerbit dan Penulis dalam Integrated Marketing Communication Penerbit Mayor dan Indie) Anis Evientya Konsep integrated marketing communication (IMC) sudah mulai diterapkan oleh banyak industri di Indonesia, salah satunya adalah penerbitan. Peneliti melihat adanya satu fenomena baru dalam IMC penerbitan, yaitu adanya keterlibatan penulis dalam praktik IMC. Fenomena tersebut muncul setelah teknologi internet berkembang dan banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Dalam penelitian ini, peneliti membandingkan kerja sama dengan penulis dalam praktik IMC yang dilakukan oleh penerbitan mayor (Grup GagasMedia - Bernard Batubara) dan indie (Indie Book Corner - Irwan Bajang). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus deskriptif. Penulis mencoba mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan IMC yang dilakukan oleh kedua penerbit. Setelah itu, baru peneliti dapat menganalisis alur kerja sama penerbit dan penulis dalam praktik IMC . Hasil dari analisis peneliti adalah terdapat perbedaan mendasar antara praktik IMC yang dilakukan penerbit mayor dan indie. Dalam praktik IMC tersebut terdapat kerja sama antara penerbit dan penulis. Kerja sama tersebut dilakukan dengan kesepakatan kedua belah pihak, sehingga komunikasi yang dilaksanakan tidak berjalan secara terpisah. Penerbit melakukan komunikasi dengan pendekatan umum dan penulis melakukannya dengan pendekatan personal. Sehingga IMC yang dilaksanakan dapat menjangkau audiens secara menyeluruh.
Integrated marketing communication (IMC) has already started to be applied by many industries in Indonesia, one of them is publisher. Researcher sees the new phenomenon in IMC by publisher, is the author involvement in IMC. This phenomenon occurred after the internet technology develops and much used by Indonesian society. In this research, the researcher compares the author cooperation in IMC which conducted by major publisher (Grup GagasMedia - Bernard Batubara) and independent publisher (Indie Book Corner - Irwan Bajang). The method used in this research is descriptive case study. The researcher describes and analyzes the plan, implementation, and evaluation of IMC which done by both publisher. After that, researcher can analyzes the cooperation of publishers and authors in IMC. The result of analysis is there's fundamental difference between IMC by major and independent publisher. Cooperation of publisher and author in IMC was really happened. That cooperation came from agreement of publisher and author, so communications were going collateral. Publishers did communication by general approach and authors did it by personal approach. So the IMC can reach to audiens thoroughly.
Kata Kunci : komunikasi pemasaran terpadu , integrated marketing communication , kerjasama , penerbit , penulis