PELAKSANAAN PENGADAAN TANAH DALAM PENATAAN KAWASAN ALUN-ALUN PASEBAN KABUPATEN BANTUL
ALVIN FAJRIN MUNIROH, Dra. Hery Listyawati, S.H., LL.M.
2015 | Skripsi | S1 ILMU HUKUMPenulisan Hukum dengan judul Pelaksanaan Pengadaan Tanah dalam Penataan Kawasan Alun-alun Paseban Kabupaten Bantul, bertujuan untuk untuk mengetahui pelaksanaan pengadaan tanah dalam penataan kawasan Alun-alun Paseban Kabupaten Bantul, untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan pengadaan tanah dalam penataan kawasan Alun-alun Paseban Kabupaten Bantul, serta untuk mengetahui solusi untuk menyelesaikan hambatan-hambatan pada pelaksanaan pengadaan tanah dalam penataan kawasan Alun-alun Paseban Kabupaten Bantul. Penelitian dalam Penulisan Hukum ini menggunakan pendekatan normatif-empiris, yaitu selain melakukan studi kepustakaan, dalam penyusunan penelitian ini juga diperlukan penelitian lapangan dengan metode sensus terhadap subjek penelitian. Lokasi penelitian di Desa Bantul, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Dalam pelaksanaan pengadaan tanah untuk penataan kawasan Alun-alun Paseban pada tahun anggaran 2013 hingga tahun 2014, masih terdapat proses yang tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum, dan masih ada beberapa asas pengadaan tanah untuk kepentingan umum yang dilanggar. Pelaksanaan pengadaan tanah tersebut menemui beberapa faktor penghambat, yaitu keterbatasan anggaran dari pemerintah, warga susah diajak musyawarah, beberapa ahli waris dari pemilik tanah yang akan terkena proyek sedang berada di luar kota, adanya kekhawatiran warga terhadap hilangnya sumber mata pencaharian mereka, dan adanya anggapan bahwa tujuan dari penataan kawasan Alun-alun Paseban ini kurang penting. Dari semua faktor penghambat yang ada, dapat terselesaikan dengan baik melalui pendekatan kekeluargaan.
Legal Writing entitled " Land Acquisition on Paseban City Square Project in Bantul Regency", aims to investigate the implementation of land acquisition in the area of square arrangement Paseban Bantul, to determine the factors that hinder the implementation of land acquisition in the area arrangement Alun -alun Paseban Bantul District, as well as to find out a solution to resolve the obstacles to the implementation of land acquisition in the area of square arrangement Paseban Bantul. Research in this Legal Writing normative-empirical approach, which is in addition to the study of literature, in the preparation of this research is also needed census fieldwork with the method of the research subjects. The research location in the village of Bantul, District of Bantul, Bantul, Yogyakarta. In acquisition for structuring Paseban Square area in fiscal year 2013 to the year 2014, there is still a process that is not in accordance with Act No. 2 of 2012 on Land Procurement for Development in the Public Interest, and still there are some principles for land acquisition public interest is violated. Implementation of the land acquisition notice some inhibiting factors, the limited budget of the government, citizens difficulty of being consulted, some of the heirs of the owner of the land that will be affected by the project was out of town, the concerns of citizens in the loss of their livelihoods, and the notion that the purpose of the arrangement region Paseban Square is less important. Of all the factors that exist, can be resolved through a family approach.
Kata Kunci : Pengadaan Tanah, Kepentingan Umum