Komunikasi Antar Budaya Komunitas Co-cultural (Studi Etnografi: Strategi Komunikasi Antara Komunitas Punk Taringbabi dan Masyarakat Srengseng Sawah, Jakarta Selatan)
SURYA PRADANA, Dr. Phil Ana Nadhya Abrar, M.E.S. ; Drs. Budhy K. Zaman, M.Si
2015 | Tesis | S2 Ilmu KomunikasiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan oleh komunitas punk Taringbabi sebagai kelompok co-cultures dan masyarakat Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, dalam melakukan proses adaptasi diantara dua kebudayaan yang berbeda. Metode yang digunakan adalah studi etnografi yang diterapkan kepada proses-proses pendekatan komunikasi yang dilakukan oleh kedua budaya tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan oleh kelompok Taringbabi cenderung mengatur atau memodifikasi perilakunya mengikuti nilai-nilai dan norma-norma budaya dominan tanpa menghilangkan identitas asli budaya mereka.
This research aims to find out how communication strategies used by Punk community as co-cultures and Srengseng Sawah society, South Jakarta, in the process of adaption between two different cultures. The method used in this research was ethnographic study that applied to the processes of communication approach taken by both culture. Based on the research results can be concluded that the communication strategy used by Taringbabi is likely to set or modifying their behavior tends to follow the values and norms of the dominant culture, without losing original identity of their culture.
Kata Kunci : Komunitas punk Taringbabi, masyarakat Srengseng Sawah, strategi komunikasi, co-cultures.