POLA PERSEBARAN PERUMAHAN MENURUT KELOMPOK ETNIS DI KELURAHAN KUTO BATU, KOTA PALEMBANG
ENI HELDAYANI, Prof. Dr. Su Ritohardoyo, M.A; Dr.rer.pol. Dyah Widiyastuti., M.Cp
2015 | Tesis | S2 GeografiHeterogenitas penduduk secara horisontal ditandai dengan beragamnya kelompok etnis yang menyelenggarakan hidup di perkotaan. Eksistensi kelompok etnis berkaitan dengan eksistensi perumahan. Lokasi dari perumahan menurut kelompok etnis adalah inti dari penelitian ini. Tujuan penelitian pertama adalah mengidentifikasi pola sebaran perumahan menurut kelompok etnis. Tujuan kedua adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pola sebaran perumahan menurut kelompok etnis. Penelitian ini adalah penelitian kasus. Pengumpulan data primer dilakukan dengan teknik pemetaan partisipatif dan wawancara tokoh kunci yang ditentukan menggunakan teknik bola salju. Semua data penelitian dianalisis secara kualitatif untuk dapat menjawab pertanyaan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa temuan-temuan yaitu: (1) sebaran perumahan etnis Tionghoa adalah berpola teratur dimana tersusun berderet mengikuti geometri jaringan jalan sehingga pola bentuk sebarannya seperti huruf L dan I. Sebaran perumahan etnis Arab adalah berpola tidak teratur. Susunan bangunan perumahan etnis Arab memiliki kesan semu yang seolah-olah tersusun memusat pada obyek/fasilitas umum seperti lapangan, tempat ibadah, bahkan situs kuna (Rumah Batu). Geometri dari susunan bangunan perumahan berhadap-hadapan dan memusat pada obyek khusus menciptakan pola bentuk seperti huruf U dan I. Sebaran perumahan etnis Jawa adalah berpola tidak teratur. Memusat di sekitar lokasi tempat bekerja dengan akses harga rumah yang relatif murah (dekat sungai). Orientasi dari bangunan perumahan etnis Jawa adalah membelakangi sungai sehingga bentuk dari perumahan mereka terkesan menciptakan pola bentuk seperti huruf S dan I. Sebaran dari perumahan etnis Melayu adalah berpola tidak teratur. Susunan bangunan perumahan pada tiap zona bervariasi sehingga memiliki kesan kombinasi/ percampuran dari susunan berderet dan memusat. Orientasi bangunan perumahan menghadap ke arah daratan. Geometri dari bentuk bangunan perumahannya pada tiap zona juga teridentifikasi sebagai percampuran antara bentuk L, I, U, dan S. (2) faktor-faktor yang mempengaruhi pola sebaran perumahan menurut kelompok etnis di Kelurahan Kuto Batu antara lain adalah kecenderungan dalam mempertimbangkan lokasi perumahan berdasarkan kriteria dari karakter tempat tinggal, karakter lingkungan tempat tinggal, interaksi sosial serta kebijakan publik yang berlaku di lingkungan tersebut. Karakter tempat tinggal berkaitan dengan fungsi rumah dan hak kepemilikan rumah. Karakter lingkungan tempat tinggal berkaitan dengan jenis matapencaharian, kedekatan fungsi pelayanan, jaringan transportasi, dan keseragaman penduduk dari daerah asal. Kriteria interaksi sosial berhubungan dengan asmiliasi perekonomian, sosial, budaya, dan kuliner. Kriteria kebijkan publik berkaitan dengan kemudahan untuk mengakses tempat tinggal di Kuto Batu. Pengamatan terhadap pola sebaran perumahan menurut kelompok etnis berserta peluang atas faktor-faktor yang mempengaruhinya merupakan instrumen kunci dalam manajemen perkotaan dengan komposisi masyarakat yang plural.
Horizontal heterogeneity is indicated by variety of ethnic who live in urban areas. The existence of ethnic groups are related to the existence of their housing, and this research focus on its location. The aims of this research are: (1) to identify the ethnic housing pattern; (2) to examine factors that influence the ethnic settlements pattern. This research was a case study research. The primary data was obtained by participatory mapping and interviewing the key persons which have been selected using snowball sampling. All data were analyzed qualitatively to answer the research questions This research conducted some important results, there are : (1) Chinese housing distribution are formed regular pattern, alongside the road network geometry so that the pattern shape like the letter L and I. Arabian housing distribution had irregular pattern. The composition of housing have pseudo impression as focuses on object/public facilities such as court, worship place, and ancient sites (Rumah Batu). The geometry of their houses are facing each other and centered on a particular object which creates a pattern shape like letter U and I. Javanese housing distribution are formed irregular pattern and agglomerate arround the industrial area and adjacent to Kuto Batu fringe area (near the river). The orientation of their housing is behind the river which creates a pattern shape like letter S and I. Malay Palembang housing distribution have irregular pattern and almost spread evenly. The composition of their housing in every zone are highly variable which creates combination of the linier and centered pattern. The geometry of their housing are identified as a combined of the letter L, I, U, and S. (2) the factors that influence ethnic housing pattern are tendency to consider the housing location by dwelling characteristic, the neighborhood, social interaction, and any relevant public policies. The dwelling and the neighborhood characteristic are closely related to the activity and the economic ability of ethnic, while the condition of social interaction and any relevant policies are related to the access of housing sites and assimilation.
Kata Kunci : heterogenitas penduduk secara horisontal, pola persebaran perumahan etnis, pemetaan partisipatif / horizontal heterogeneity, ethnic housing distribution pattern, participatory mapping