Laporkan Masalah

PERAN WARANGGANA DALAM PAGELARAN SENI PERTUNJUKAN DI KERATON YOGYAKARTA, 1950-1970

YUANA BUDI LISTIYOWATI, Drs. Machmoed Effendhie,M.Hum.

2015 | Skripsi | S1 ILMU SEJARAH

kehidupan sehari-hari seorang wanita yang memiliki profesi waranggana. Rentang waktu yang digunakan 1950 sampai 1970 ini merupakan perkembangan seni pertunjukan tradisional di Yogyakarta. Menjadi salah satu hal yang menjadikan Yogyakarta istimewa. Dan mampu dinikmati oleh semua kalangan masyarakat di Yogyakarta. Penulisan skripsi in menggunakan metode penelitian sejarah, dengan langkah awal pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi. Sebagai sumber primer dalam penelitian ini adalah wawancara kepada pelaku (waranggana). Adapun surat kabar dengan rentang waktu 1920an mulai banyak yang menerbitkan artikel-artikel tentang seni pertunjukan di yogyakarta. Terdapat kesimpulan dalam penulisan skripsi ini diantaranya adalah seni pertunjukan di keraton Yogyakarta maupun dikenal oleh bangsa lain, dan hal ini menjadi apresiasi tentang seniman di Yogyakarta. Kemudian adanya peran sinden baik di lingkungan keraton dan di dalam masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan adanya sekolah bagi waranggana di keraton yang sifatnya boleh diikuti oleh siapapun. Disini menjadi peran penting seorang waranggana untuk tetap melestarikan ilmunya.

a women who has a profession as waranggana. Especially at waranggana palace. Time span used is 1950 to 1970, the development of tradisional performing auts in Yogyakarta. Being one of the thing that makes Yogyakarta special. And able to be enjoyed by all people in Yogyakarta. This thesis uses the methods of historical research, the first step is the selection of topics, heuristic, verification, interpretation and naration. The primary sources of this research one inter views with actors (waranggana) in the palace, those newspaper with time spar from 1950 to 1960, although the previous years had begin to develop in areas of East Java, especially Surabaya. There are summary of thesis of performing arts in Yogyakarta is known by other nations, it becomes appreciation of the arts in Yogyakarta. And then roe of waranggana both the palace and in the community. This is evidenced by the school for waranggana in the palace, which may be followed by any character, here becomes an important role to keep warangana preserve knowledge.

Kata Kunci : seni pertunjukan,waranggana,peran

  1. S1-2015-257464-tableofcontent.pdf