PERANAN HUBUNGAN SISTER PROVINCE YOGYAKARTA DENGAN KYOTO DALAM KOLABORASI BUDAYA LEWAT KREASI HASIL KERAJINAN DALAM PROGRAM TE-COLLABO
ARYO HARI WANJOYO, Yayan Suyana S.S,M.A.
2015 | Skripsi | S1 SASTRA JEPANGSkripsi ini membahas mengenai hubungan sister province antara Yogyakarta dengan Kyoto serta bagaimana perkembangannya dalam proses kolaborasi pengrajin Yogyakarta dengan pengrajin Kyoto dalam sebuah program pameran yang bernama Tecollabo. Alasan memilih tema ini yaitu karena konsep dan bentuk hubungan sister province antara Yogyakarta dengan Kyoto ini sangatlah potensial bagi peningkatan kerjasama di sektor kerajinan para pengrajinnya, yang secara tidak langsung dapat memacu perkembangan seni kerajinan di kedua kota tersebut. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dan bersifat deskriptif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk meneliti dan menemukan informasi sebanyak-banyaknya dari suatu fenomena tertentu. Dengan demikian, laporan penelitian akan berupa kutipan-kutipan data untuk memberi gambaran penyajian laporan tersebut. Data tersebut berasal dari naskah wawancara, catatan atau memo, dan dokumen resmi. Penelitian ini juga menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan studi literatur. Hasil dari penelitian ini yaitu hubungan sister province Yogyakarta dengan Kyoto menghasilkan sebuah kolaborasi budaya antara pengrajin Yogyakarta dengan pengrajin Kyoto dalam barang yang bernilai seni yang terdapat unsur percampuran budaya yang khas. Untuk meningkatkan kerjasama juga tukar-menukar informasi tentang perkembangan seni kerajinan.
This theses discusses about sister province relationship between Yogyakarta and Kyoto and the development of collaboration between Yogyakarta's craftman and Kyoto's craftman in program called Te-collabo. The theme is chosen because sister province relationship concept and form between Yogyakarta and Kyoto is very potential to increase the collaboration in craft sector, which can trigger development of craft in both cities. The method of collecting data is qualitative research. There are three steps in doing the qualitative research to answer the objectives of the research, that are observation, deep interviews and literary studies. The data of this research is divided into two, primary data and secondary data. Primary data is the textual evidence found from deep interviews and observation. However, secondary data is collected from literary books, memos, official documents, notes and articles which consist of certain phenomena. The research shows that sister province relationship between Yogyakarta and Kyoto resulted an collaboration between Yogyakarta's craftman and Kyoto's craftman in the form of artistic thing that contained unique cultural mix. Beside that, to increase collaboration and information about craft development.
Kata Kunci : sister province, Yogyakarta, kyoto, te-collabo